
AGAM – Bupati Agam Indra Catri masuk nominator penilaian pemberian penghargaan kepemimpinan kepala daerah (Leadership Award) dari Kementerian Dalam Negeri tahun 2017.
Ketua Tim Penilai Leadership Award Kemendagri, Robert Erdi mengatakan, penilaian tersebut bertujuan untuk menilai kualitas kepemimpinan kepala daerah di Indonesia.
“Asumsi dasar Kemendagri memberikan penghargaan ini, tidak ada daerah yang maju kalau pemimpinnya tidak bagus,” kata Robert saat ekspos Bupati Agam didampingi anggota tim Harditya Bayu Kusuma dan Yefri roza, Rabu (18/10) di aula Kantor Bupati setempat.
Robert mengatakan, yang paling penting dari kegiatan itu bukan penghargaannya, tapi bagaimana pemimpin bisa memajukan daerah. “Setelah ini, kalau seandainya Bupati Agam terpilih, tahun berikutnya tidak lagi. Kalau bisa Agam jadi tempat belajar bagi daerah lain,” ujarnya.
Kriteria pemberian penghargaan, katanya, sudah menduduki jabatan sebagai kepala daerah minimal empat tahun, pernah mendapatkan penghargaan dari lembaga lain yang kredible. Kemudian, tidak tersangkut kasus hukum dan moral, mendapat sorotan positif dari media lokal dan nasional.
Robert menambahkan, ada dua faktor yang dinilai dalam Leadership Award, yakni kepemimpinan birokrasi dan kepemimpinan sosial. Birokrasi adalah bagaimana kepemimpinan kepala daerah terhadap bawahan. Sedangkan sosial, bagaimana kepemimpinan dengan masyarakat, parpol politik, baik itu koalisi ataupun oposisi.
Di Sumbar, ada 3 pemimpin yang masuk nominasi, yaitu Gubernur Sumbar, Wali Kota Padang dan Bupati Agam. Sedangkan secara nasional, ada delapan gubernur yakni, Gubernur Sumbar, Sumsel, Jatim, Jabar, DIY, Kaltim, NTB dan NTT. Dari delapan itu nantinya, akan terpilih tiga gubernur. Sedangkan wali kota dari 14 mominasi, akan terpilih tujuh orang. Sementara untuk bupati, dari 24 akan terpilih 12 bupati.
“Pemberian penghargaan diserahkan Mendagri pada akhir November mendatang, tidak pada satu kepala daerah saja. Tidak pakai sistem rangking. Separuh nominator akan mendapatkan Leadership Award,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Agam, Martias Wanto, mengaku bangga dan bersyukur karena Agam di bawah kepemimpinan Indra Catri masuk nominasi. “Bapak Bupati tidak bisa hadir karena sedang tugas ke luar daerah. Terimakasih Kemendagri telah memilih Bupati Agam untuk dinilai kepemimpinannya,” pungkasnya. (fajar)






