PADANG – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Padang melakukan Kunjungan Kerja ke DPRD Surabaya dan ke Kemendagri. Kunker kali ini dalam rangka kelanjutan pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD Padang 2016 mulai 6 hingga 10 Oktober 2015.
Wakil Ketua Banggar, Asrizal membenarkan agenda Kunker Banggar tersebut. Menurutnya, dalam kunjungan itu, pengalaman pada daerah yang dipilih akan menjadi rujukan bagi pembahasan anggaran di Kota Padang. Rujukan tersebut akan menjadi bahan-bahan pertimbangan dalam pembahasan KUA PPAS APBD Padang 2016.
“Kita dari DPRD Padang telah berkomitmen untuk secepatnya merampungkan KUA PPAS 2016 agar pembahasan APBD segera dilaksanakan. DPRD pun dikejar tayang berhubung KUA PPAS akan diparipurna bulan ini juga. Paripurna KUA PPAS direncanakan 12 Oktober 2015 datang,” katanya.
Menurut Asrizal, Banggar memilih Surabaya sebagai tujuan kunjungan karena kota itu maju dalam segi penerapan sistem keuangannya. Surabaya telah menerapkan sistem keuangan makro.
“Beberapa pelajaran yang akan diambil seperti bagaimana strategi dan aspek-aspek penerapan anggarannya. Anggota DPRD Padang, terutama anggota Banggar mesti memahami aplikasi dan mengetahui strategi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain itu, Padang telah memiliki kerjasama dengan DPRD Surabaya,” jelas Asrizal kepada padangmedia.com, Rabu (7/9).
Sementara, kunjungan ke Kemendagri dilakukan untuk mengupas Peraturan Mendagri (Permendagri) yang berkaitan dengan anggaran. Tidak ketinggalan perihal kelanjutan Pasar Raya Padang akan menjadi topik penting dalam kunjungan ke Kemendagri. Bagaimana menjadikan sistem multy years dalam pembangunan Pasar Raya serta bagaimana pusat dapat mengakomodir pembangunan Pasar Raya.
“Biar pelaksanaannya tuntas akhir 2016 nanti. Jadi, 2017 Pasar Raya Padang sudah dapat dimanfaatkan oleh pedagang. Banyak hal yang ingin kami ambil pelajaran dari kunjungan ini yang fokus pada penyusunan APBD Padang 2016,” pungkasnya. (baim)






