
AGAM – Bulan Bakti Gotong Royong (BBGR) dan Bulan Bakti Dasawisma tahun 2020 tingkat Provinsi Sumatera Barat dipusatkan di Kabupaten Agam. Bertempat di GOR Padang Baru, Lubuk Basung, BBGR dan BBD tersebut dibuka oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit bersama Bupati Agam Indra Catri, Senin (2/3/2020).
Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengingatkan, tugas dasawisma dalam mengemban 10 program pokok PKK masih menemui banyak tantangan. Hal itu disebabkan, Sumatera Barat belum sepenuhnya lepas dari kondisi ketertinggalan di beberapa daerah.
“Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) masih ada lebih dari seratus nagari di Sumbar berstatus tertinggal. Ini masih menjadi tantangan bersama bagi semua pihak untuk mengangkat seluruh daerah lepas dari ketertinggalan,” kata Nasrul Abit.
Dia merinci, jumlah nagari atau desa tertinggal di Sumatera Barat saat ini tercatat 122 nagari/ desa. Diantaranya 113 nagari/ desa berstatus tertinggal dan 9 nagari berstatus sangat tertinggal. Sementara, secara rerata penduduk, juga masih terdapat banyak keluarga yang masih berada di bawah garis sejahtera meskipun secara daerah sudah tidak tertinggal.
“Kondisi ini tentunya memiliki persoalan ekonomi, kesehatan, kesejahteraan, pendidikan, sosial dan sebagainya yang harus menjadi perhatian bersama,” ulasnya.
Mengatasi kondisi tersebut, lanjut Nasrul, peran dasawisma sangat dibutuhkan. Masyarakat harus didorong agar mampu mandiri secara ekonomi, mendorong peningkatan taraf kesehatan serta memberikan pemahaman pentingnya pendidikan.
“Disini peran ibu – ibu PKK sangat menentukan. Melalui program – program pembinaannya, diyakini mampu mendorong penguatan ekonomi keluarga, peningkatan taraf kesehatan dan pendidikan masyarakat,” lanjutnya.
Pencanangan BBGR dan BBD tahun ini bertemakan Optimalisasi peran dan fungsi dasawisma dan lembaga kemasyarakatan dalam pembangunan nagari. Hadir dalam kesempatan itu Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat Hj. Nevi Zuairina dan Wakil Ketua TP PKK provinsi, Hj. Wartawati serta Ketua TP PKK Kabupaten Agam Vita Indra Catri.
Bupati Agam Indra Catri dalam kesempatan itu juga menegaskan komitmen memposisikan PKK dan dasawisma sebagai mitra kerja strategis pemkab Agam. Komitmen tersebut diwujudkan dalam bentuk anggaran dan program yang mendukung berbagai kegiatan yang bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat. (fdc)






