Abu Limbah PLTU Ombilin Kembali Resahkan Warga Talawi
  • Home
  • Berita
  • Abu Limbah PLTU Ombilin Kembali Resahkan Warga Talawi

Abu Limbah PLTU Ombilin Kembali Resahkan Warga Talawi

Abu limbah PLTU Ombilin di Sawahlunto (foto: tumpak)SAWAHLUNTO – Abu limbah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Ombilin
kembali resahkan warga Kenagarian Sijantang dan kecamatan Talawi kota
Sawahlunto.

Keresahan warga ini juga diakui tokoh masyarakat Sijantang Yunasril Manintiang Alam yang telah menghadap ke pihak terkait.

“Kita segenap tokoh masyarakat Kenagarian Sijantang telah menghadap ke pihak managemen PLTU, Sabtu (4/5/2019) lalu untuk menyampai aspirasi agar abu yang selalu mengotori udara di wilayah ini dihentikan,” sebut Yunasril kepada padangmedia.com Selasa (7/5/2019).

Ia mengatakan, warga hanya menginginkan udara dan halaman rumah mereka terhindar dari abu limbah PLTU.

“Tolonglah, pinta masyarakat hanya ingin udara serta pekarangan rumah terhindar dari abu limbah PLTU, soal teknisnya silahkan dilakukan sebaik-baiknya. Kami ingin abu yang ada di ruas jalan keluar masuk wilayah PLTU yang melintasi jalan warga maupun abu dari cerobong pembangkit agar pihak perusahaan dapat mengantisipasinya,” kata Manitian, salah seorang warga sekitar.

Namun, eresahanwarga di sekitar wilayah PLTU Ombilin di Sijantang Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto, akibat abu (fly ash) yang dihasilkan PLTU tersebut, masih akan berlangsung.

Masyarakat yang terdampak harus bersabar karena dampak abu baru bisa diatasi perusahaan pada April mendatang.

Hal itu diungkapkan Manager PLTU Ombilin Daryanto saat pertemuan
dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup (PKP2LH) Kota Sawahlunto di ruang rapat PLTU Ombilin di Sijantang, Senin (25/2/2019) lalu

Semua peralatan, sebut Daryanto, sudah tiba dan siap untuk dilakukan upaya perbaikan. Namun, kondisi pembangkit tak mungkin terhenti dan
harus tetap berjalan sampai April mendatang, karena kebutuhan supply
listrik harus tetap jalan.

Dampak abu itu menjadi dilema bagi PLTU Ombilin. Di satu sisi, alat
filter abu (fly ash) tak dapat diperbaiki. Namun, di sisi lain dampaknya kepada masyarakat meski tumpukan abu tersebut sudah ditutup dengan terpal karena sulitnya tempat pembuangan. (tumpak)

Berita Terkait

Leave a Reply