
PADANG – Pemerintah Kota Padang memulai pembangunan Youth Center atau ruang kreatifitas anak, Senin (7/2/2022). Direncanakan proses pembangunan dilakukan selama enam bulan dan ditarget rampung pada Juli mendatang.
Keberadaan youth center membawa angin segar untuk geliat sektor ekonomi kreatif di Kota Padang. Terutama sub sektor ekonomi kreatif yang digeluti generasi milenial.
Menurut Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Padang Andi Amir, youth center merupakan jawaban dari kebutuhan sektor ekonomi kreatif. Khususnya sub sektor yang digeluti generasi muda dewasa ini.
“Pembangunan youth center yang merupakan pusat kreatifitas pemuda merupakan jawaban dari kebutuhan kelompok ekonomi kreatif, khususnya pemuda, ” kata Andi Amir.
Dia menjelaskan, selama ini belum ada simpul-simpul ekonomi kreatif yang mengakomodir kegiatan dari kelompok para pemuda. Sedangkan hal itu dibutuhkan para pemuda untuk berkumpul, berdiskusi dan melahirkan kreatifitas baru.
“Selama ini belum ada tempat berkumpul dan berdiskusi para pemuda pelaku ekonomi kreatif. Hal itu yang langsung dijawab Pemko Padang melalui program unggulan pembangunan youth center, ” jelasnya.
Andi Amir berharap, kehadiran youth center nantinya benar-benar dimanfaatkan oleh para pemuda. Dengan demikian pihaknya optimis ekonomi kreatif sebagai bagian dari pariwisata semakin menggeliat.
“Kami optimis, youth center akan menggeliatkan ekonomi kreatif dan pariwisata,” tukasnya.
Adapun gedung youth center itu di bangun di lahan Gedung Bagindo Aziz Chan yang sebelumnya ditempati Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang di Jalan Bagindo Aziz Chan. Bangunan tersebut direnovasi menjadi Youth Center dengan tidak mengubah dari seluruh bentuk bangunan.
Untuk pembangunan Youth Center itu dianggarkan 15 miliyar dari APBD Kota Padang.(d)







