Kamis Besok, SMP di Padangpanjang Mulai Belajar Tatap Muka
  • Home
  • Berita
  • Kamis Besok, SMP di Padangpanjang Mulai Belajar Tatap Muka

Kamis Besok, SMP di Padangpanjang Mulai Belajar Tatap Muka

Rapat teknis persiapan belajar tatap muka untuk SMP sederajat di Kota Padangpanjang. (Kominfo Padangpanjang)

PADANGPANJANG – Sistem belajar tatap muka untuk jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sederajat di Kota Padangpanjang akan dimulai Kamis (13/8/2020). Belajar tatap muka akan dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padangpanjang Sonny Budaya Putra menyampaikan hal itu, Selasa (11/8/2020).

“Kamis nanti, SMP dan sederajat mulai belajar dengan sistem tatap muka. Protokol kesehatan harus benar – benar diterapkan. Menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kontak fisik dan menghindari kerumunan,” kata Sonny usai rapat teknis dengan OPD terkait di Balai Kota.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Padangpanjang Ali Tabrani menjelaskan, belajar tatap muka dimulai pukul 07.30 sampai dengan 12.00 Wib.

“Dilakukan secara bergantian, sehari tatap muka, sehari belajar dari rumah. Teknis pengaturan siswa datang ke sekolah ditentukan oleh wali kelas masing – masing,” kata Ali Tabrani.

Dia meminta orang tua siswa untuk memastikan anak – anak mereka langsung pulang ke rumah setelah lepas belajar di sekolah. Orang tua harus memastikan anak – anak tidak bermain dulu setelah pulang dari sekolah.

Sementara, untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, Tabrani menyebutkan masih menunggu keputusan dari pemerintah provinsi. Sebab SMA dan SMK berada di bawah kewenangan Pemprov.

Sebelumnya diberitakan, Kota Padangpanjang mengambil keputusan untuk mulai melakukan kembali belajar sistem tatap muka. Hal itu didasari ketentuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang membolehkan belajar tatap muka di daerah zona hijau dan zona kuning.

Namun, pelaksanaannya harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Pemko Padangpanjang juga telah melakukan tes swab kepada seluruh guru SMP, untuk memastikan guru – guru dalam kondisi sehat dan terbebas dari virus Covid-19.*

Berita Terkait

Leave a Reply