BUKITTINGGI – Kota Bukittinggi tidak ikut perpanjangan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sementara, provinsi Sumatera Barat bersama kabupaten dan kota lainnya memperpanjang PSBB ke tahap III, sampai 7 Juni 2020 mendatang.
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, menjelaskan, banyak pertimbagan yang menjadi dasar untuk tidak ikut memperpanjang PSBB. Antara lain adalah masalah perekonomian.
Dia menjelaskan, ekonomi masyarakat Kota Bukittinggi sebagian besar bergantung kepada perdagangan dan pariwisata. Kalau dua sektor tersebut tidak berjalan, maka akan menjadi ancaman bagi perekonomian masyarakat.
“Bukittinggi banyak bergantung kepada sektor perdagangan dan pariwisata. Kalau dua sektor ini tidak jalan, sebagian besar perekonomian tidak jalan,” kata Ramlan.
Sementara dari perkembangan kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), saat ini sudah tidak ada tambahan baru. Kasus positif Covid di Kota Bukittinggi juga tidak terjadi transmisi lokal dan membentuk klaster, hanya karena terjangkir dari luar.
Untuk itu, kata Ramlan, saat ini akan fokus kepada pemulihan ekonomi, mempersiapkan strategi tatanan kehidupan baru (new normal). Dengan tetap mempedomani protokol kesehatan sesuai protap Covid-19.
“Secara terencana akan kembali dibuka objek wisata, perhotelan, pasar, tempat ibadah dan sekolah – sekolah sesuai dengan penerapan tatanan kehidupan baru (new normal,” sebutnya.
Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit berkunjung ke Kota Bukittinggi kemarin (Rabu, 27/5/2020). Keinginan Kota Bukittinggi untuk tidak ikut PSBB tahap III akan sejalan dengan adanya kebijakan pemerintah pusat.
Pemerintah pusat akan menurunkan tim pendisiplinan dari TNI-POLRI untuk 4 provinsi di Indonesia. Salah satunya adalah Sumatera Barat.
Untuk itu, Nasrul Abit meminta Pemko Bukittinggi mempersiapkan diri dengan matang, demi menghadapi tatanan baru (new normal).
Nasrul menilai, upaya Pemko Bukittinggi dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 cukup berhasil. Pelacakan riwayat dan kontak terhadap kasus positif Covid-19 juga cukup tanggap sehingga dapat diketahui dengan cepat dan diisolasi.
Saat ini, menurut Nasrul, kasus Covid di Kota Bukittinggi sudah melandai. Kasus positif baru sudah tidak ada. Jadi sudah bisa diatasi secara epidologi.
Provinsi Sumatera Barat melanjutkan PSBB ke tahap III, seiring berakhirnya PSBB tahap II, besok (Jumat, 29/5). PSBB tahap III akan berlangsung selama 9 hari, sampai tanggal 7 Juni 2020 mendatang.*
Febry






