
SAWAHLUNTO – Alokasi anggaran untuk perjalanan dinas pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sawahlunto dialihkan untuk penanganan corona virus disease (Covid-19). Total anggarannya mencapai Rp1 miliar.
Ketua DPRD kota Sawahlunto Eka wahyu menerangkan, keputusan pengalihan dana pembiayaan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) ini merupakan keputusan dalam rapat pimpinan DPRD bersama pimpinan fraksi pada Senin (30/3/2020) lalu.
“Dari hasil rapat pimpinan, bersama pimpinan fraksi disepakati untuk mengalihkan alokasi dana perjalanan dinas sebesar Rp1 milyar untuk penanganan Covid-19,” kata Eka, Rabu (1/4/2020).
Teknis pengalihan biaya perjalanan dinas, lanjutnya, sudah ditugaskan kepada sekretaris DPRD (Sekwan).
“Silakan Sekwan mengkoordinasikan pengalihan anggaran ini bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD),” lanjutnya.
Eka berharap, dana tersebut dapat dimanfaatkan dalam rangka memaksimalkan upaya percepatan penanganan Covid-19.
Dana tersebut diperuntukkan antara lain bagi pemenuhan kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) dan perlengkapan lainnya. Selain itu, juga untuk pemenuhan kebutuhan pokok untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Pihaknya juga mendorong agar Pemko Sawahluto bersama seluruh Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) untuk segera melakukan refocussing anggaran. Sesuai dengan peraturan menteri keuangan (PMK).
Langkah refocussing anggaran harus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk dampak wabah pandemik Covid-19. Seluruh pihak harus tetap dalam posisi siaga, baik dari anggaran maupun kesiapan penanganan menghadapi wabah tersebut.
“Tidak tertutup kemungkinan, nantinya kebutuhan anggaran semakin besar. Jadi kita harus mempersiapkan diri dari awal untuk menghadapi berbagai kemungkinan dampak Covid19,” tambahnya.
Dia mengapresiasi upaya pemerintah daerag dalam penanganan Covid-19 yang telah dan sedang berjalan. Seluruh petugas kesehatan, rumah sakit dan Puskesmas, BPBD, TNI dan Polri dan berbagai pihak lainnya yang terus bekerja di lapangan.
Dia berharap, upaya tersebut dapat didukung oleh semua lapisan masyarakat. Agar penanganan Covid-19 dapat berjalan maksimal serta wabah itu secepatnya dapat diatasi.
“Sampai semua dapat dikendalikan dan aktivitas kembali berjalan normal,” tandasnya. (tumpak)






