
PADANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang merajut kebersamaan dengan awak media, Selasa (10/3/2020). Dalam pertemuan di salah satu restoran di kawasan Padang Baru, Kasatpol PP Padang, Alfiadi menyebut wartawan turut menentukan ketenteraman melalui berita – berita yang ditulisnya.
“Ujung jari kawan – kawan wartawan turut menentukan ketenteraman dan kenyamanan Padang,” kata Kasatpol PP Padang.
Menurutnya, sejak awal Januari 2020 ini, Kota Padang terbilang aman dan nyaman. Apalagi pihaknya terus melakukan patroli.
“Terimakasih kepada kawan-kawan atas dukungannya selama ini,” tutur Alfiadi.
Selain itu, Alfiadi juga menyinggung pembentukan Satpol PP Syariah. Alfiadi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintahan Aceh dan juga berkonsultasi terkait regulasi pembentukan Satpol PP syariah tersebut, bagaimana bisa diterapkan di Kota Padang nantinya, karena Aceh lebih dulu memiliki Satpol Syariah.
“Ini akan kami sesuaikan dengan aturan kita. Polisi Syariah mereka ada qanun syariat Islam, kami akan sama seperti itu,” ujar Alfiadi.
Satpol PP Syariah akan bekerja sesuai tatanan Peraturan Wali Kota (Perwako).
“Karena melakukan kegiatan di lapangan itu operasionalnya di Perwako,” ujar Alfiadi.
Ia menjelaskan Satpol PP Syariah ini akan memiliki sistem kerja sesuai dengan syariat agama Islam. Alasan dibentuk satuan ini sesuai dengan falsafah Minangkabau Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK).
Lebih lanjut Alfiadi menjelaskan nantinya pembentukan Satpol PP Syariah hanya dibentuk dalam satu pleton, atau berkisar 30 orang personel. Kemudian satuan ini akan fokus memberikan penyuluhan dan pembinaan agama di tengah masyarakat.(der/c)





