Masih Berduka, Mahyeldi Sampaikan 'Sitawa Sidingin' Bagi Keluarga Korban Wamena
  • Home
  • Berita
  • Masih Berduka, Mahyeldi Sampaikan ‘Sitawa Sidingin’ Bagi Keluarga Korban Wamena

Masih Berduka, Mahyeldi Sampaikan ‘Sitawa Sidingin’ Bagi Keluarga Korban Wamena

PAINAN – Suasana duka di rumah keluarga para korban kerusuhan Wamena di Kampung Padang Cupak, Lakitan Utara, Kecamatan Lengayang Pesisir Selatan masih terasa. Orang tua dan adik-adik almarhum Syafrianto (36) terlihat masih berat menerima kenyataan tersebut.

Di tengah nestapa itu, Sabtu (5/10) selepas zuhur pihak keluarga menerima kunjungan Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah yang menyatakan berempati atas musibah tersebut. Pemimpin yang juga seorang da’i ini menyampaikan nasihat “sitawa sidingin” untuk keluarga. Selain itu, Mahyeldi menyerahkan pula santunan bagi keluarga sebagai bentuk empati pemerintah dan masyarakat Kota Padang.

“Duka ini bukan hanya duka keluarga di Pesisir Selatan, tetapi duka kita masyarakat Minang. Kami dari pemerintah dan masyarakat Kota Padang juga merasakan duka yang sama,” ujar Mahyeldi yang saat itu hadir bersama anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Hamdanus dan anggota DPRD Pesisir Selatan Feby Rifly.

Selain keluarga alamarhum, di rumah duka Mahyeldi disambut walinagari beserta ninik mamak setempat.

Pada kesempatan itu, Mahyeldi menyampaikan, agar keluarga memperbanyak doa dan ibadah. Sedangkan almarhum yang telah menjadi korban dari kebrutalan manusia, sesuai janji Allah, almarhum mati syahid dan ijabah surga.

“Almarhum matinya adalah syahid dan diwajibkan surga untuknya, sesuai janji Allah,” kata Ustad Mahyeldi.

Usai mengunjungi rumah duka di Lengayang, Mahyeldi juga mampir di rumah keluarga korban di Taluak Batang Kapas untuk menyerahkan santunan kepada keluarga almarhumah Nofriyanti (40).

Berikut data warga Pessel yang meninggal korban kerusuhan di Wamena, Papua:
1. Syafrianto ( L, 36 th, meninggal, Lengayang)
2. Jefri Antoni (L, 23 th, meninggal, Batang Kapas)
3. Hendra (L,20 th, meninggal, Lengayang)
4. Rizky (L, 4 th, meninggal, Lengayang)
5. Ibnu (L, 8 th, meninggal, Pessel)
6. Iwan (L, 24 th, meninggal, Pessel)
7. Nofriyanti (P, 40 th, meninggal, Batang Kapas)
8. Yoga (L, 28 th, meninggal, Lengayang)
9. Putri (P, 30 th, kritis, Lengayang)

Semua korban sudah dimakamkan di kampung halaman masing-masing, sedangkan keluarga dan kerabat mereka yang selamat turut dipulangkan dari Wamena dan sebagian yang kritis dan luka berat dirawat Jayapura.(der)

Berita Terkait

Leave a Reply