
PADANG – Puskesmas Alai, Kecamatan Padang Utara menemukan sejumlah permasalahan kesehatan untuk ditangani ke depannya. Permasalahan itu hasil Survei Mawas Diri (SMD) yang dilaksanakan kader dengan menyasar 100 responden terhadap 12 indikator kesehatan.
Menurut Kepala Puskesmas Alai, drg. Yenni, untuk penanganan masalah tersebut pihaknya perlu berkoordinasi dengan elemen lainnya. Terutama koordinasi dengan Lurah yang merupakan sepagai pimpinan wilayah.
“Musyawarah Masyarakat Desa/Kelurahan atau MMD/K Alai Parak Kopi dan Gunung Pangilun yang kita laksanaan hari ini adalah wadah untuk membicarakan hasil dari SMD yang dilaksanakan,” ulas drg. Yenni di sela kegiatan MMD/K di Aula SDN 03 Alai, Sabtu (07/09/2019).
Dikatakan Yenni, Kelurahan Alai Parak Kopi dan Kelurahan Gunung Pangilun merupakan wilayah lingkup kerja Puskesmas Alai. Permasalahan di kedua kelurahan yang urgen mendapat penanganan yaitu kasus DBD, TBC serta indikator kesehatan lainnya
Dari hasil Survei Mawas Diri berbasis masyarakat dilakukan MMD yang nantinya akan dibawa lagi ke Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan. Selanjutnya diusulkan yang berkaitan dengan pembangunan sarana sanitasi lingkungan.
“Untuk memenuhi indikator kesehatan tertentu dioerlukan pembangunan sarana sanitasi lingkungan masayarakat. Hal itu merupakan ranah kerja Dinas PUPR atau DPRKPP,” tukas Yenni.(der)





