KBN X Tahun 2019 Meriah, Tari Dantiang Anak Nagari Pecahkan Rekor MURI
  • Home
  • Berita
  • KBN X Tahun 2019 Meriah, Tari Dantiang Anak Nagari Pecahkan Rekor MURI

KBN X Tahun 2019 Meriah, Tari Dantiang Anak Nagari Pecahkan Rekor MURI

PADANGPANJANG – Kemah Bakti Nasional (KBN) ke X tahun 2019 dipusatkan di Kota Padangpanjang, Sumatera Barat. Pembukaan KBN X di Lapangan Khatib Sulaiman Bancah Laweh tersebut berlangsung meriah dan sukses. Atraksi budaya Tari Dantiang Anak Nagari meraih rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Hilmar Farid membuka KBN X tahun 2019, Senin (26/8) menyatakan, KBN merupakan salah satu ajang merekat dan memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Pelaksanaan KBN tahun ini mengusung tema Rekat Kuat Ragam Budaya Indonesia pada Penggalang di Bumi Minangkabau.

“Dengan kegiatan ini kita berharap bisa mampu merajut kebersamaan dan merawat persatuan untuk Indonesia maju. Dan tentu, merekalah yang akan menjadi garda terdepan dalam mewujudkan harapan itu,” jelasnya.

Waka Bina Muda Kwarnas Gerakan Pramuka, Supriyadi menyatakan, KBN diikuti oleh Pramuka Penggalang dari seluruh provinsi. Tujuannya adalah menanamkan dan menumbuhkembangkan nilai-nilai sejarah budaya bangsa.

“Agar generasi bangsa mengenal keragaman budaya, sebagai perwujudan bahwa Gerakan Pramuka ikut melestarikan ragam budaya Indonesia,” ujarnya.

Walikota Padangpanjang Fadly Amran menyampaikan terima kasih telah menjadikan Kota Padangpanjang sebagai tuan rumah pelaksanaan KBN X. Fadly sekaligus menyampaikan selamat datang kepada para peserta dari seluruh Indonesia.

Dalam pembukaan KBN X tersebut, diisi dengan Tari Dantiang Anak Nagari. Atraksi budaya ini ditampilkan oleh 2.200 penari yang merupakan pelajar dari berbagai sekolah dari tingkat TK hingga SLTP sehingga memecahkan rekor MURI untuk kategori penari terbanyak.

Manager MURI, Triyono mengungkapkan, rekor kategori penari terbanyak sebelumnya dipegang oleh Kabupaten Sijunjung (Sumatera Barat) dengan jumlah penari sebanyak 1.900 orang.

“Ini merupakan rekor ke 1.934 yang tercatat sejak MURI berdiri tahun 1990,” kata Triyono. (de)

Berita Terkait

Leave a Reply