
PAINAN – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui Dinas Pekerjaan umum dan Permukiman Rakyat (PUPR) , gencar membangun akses antar nagari. Terutama wilayah yang terpisahkan sungai.
“Pemkab Pessel kembali merencanakan pembangunan jembatan permanen sepanjang 100 meter. Jembatan itu akan menghubungkan Nagari Muarosakai Indrapura, Kecamatan Pancung Soal dengan Nagari Pasir Ganting, Kecamatan Airpura,” kata Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni saat mengunjungi lokasi yang direncanakan akan dibangun jembatan, baru-baru ini.
Dalam kunjungannya, Bupati Hendrajoni didampingi Kepala Dinas PUPR Era Sukma Munaf dan pejabat terkait.
Hendrajoni mengatakan, jembatan tersebut juga bakal menghubungkan ruas jalan kabupaten dengan ruas jalan provinsi. Keberadaan jembatan praktis mempermudah akses bagi pengguna jalan.
“Rencana pembanguman jembatan ini, sudah kami usulkan ke pusat melalui Kementerian PUPR. Sudah oke. Tinggal menunggu pembebasan lahan saja. Jika masyarakat setuju, maka akan kita kerjakan. Berapa besaran anggarannya masih di hitung oleh tim teknis,” kata Hendrajoni
Lebih lanjut Hendrajoni menjelaskan, pembangunan jembatan ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan untuk mendukung Program Nawacita yang digaungkan Presiden Republik Indonesia. Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurut Hendrajoni, dengan akses jalan yang baik, wisata akan berkembang dengan cepat dan ekonomi masyarakat tumbuh pesat.
“Akses jalan yang baik berdampak cepat terhadap perkembangan wisata dan ekonomi masyarakat,” tukasnya.
Sementara itu , Desniati (54) warga setempat yang rumahnya ikut terdampak pembangunan tersebut , mengaku menyambut baik rencana Pemkab Pessel.
“Ya kalau untuk pembangunan setuju saja pak. Asalkan ganti ruginya jelas dan tidak merugikan masyarakat,,” ucapnya.(afr)






