
PADANG – Sejalan dengan visi Kota Padang periode 2019-2024 untuk mewujudkan kota madani berbasis pendidikan, perdagangan dan pariwisata unggul serta berdaya saing, perlu upaya yang serius. Disamping itu harus ada daya tarik yang mampu mengundang orang dari luar untuk betah di kota ini.
Hal itu dikatakan Wakil Walikota Padang Hendri Septa di acara halal bi halal ASN Kecamatan Nanggalo di Hotel Basko, kemarin (19/6/2019).
“Untuk mewujudkan visi Kota Padang, khususnya bidang pendidikan dan pariwisata perlu ada daya tarik. Disamping objek wisata, kita perlu mempersiapkan kondisi yang nyaman bagi pengunjung Kota Padang, salah satunya biaya hidup murah dan lingkungan yang bersih,” ujar Hendri.
Menurut Hendri Septa, Kecamatan Nanggalo salah satu wilayah yang banyak kampus atau pusat pendidikannya. Banyak mahasiswa yang bertempat tinggal di kecamatan itu. Ini perlu dikondisikan sehingga menarik lebih banyak orang yang ingin menuntut ilmu di Kota Padang.
“Kota Padang pernah menjadi kota tujuan bagi orang yang menuntut ilmu. Banyak mahasiswa dari Singapura dan Malaysia yang menuntut ilmu di Kota Padang. Kita ingin kembali mengangkat marwah pendidikan Padang sebagai kota pendidikan,” kata Hendri.
Upaya untuk itu, kata Hendri, sedang dilakukan pendataan terhadap pedagang makanan yang murah. Seperti rumah makan yang menjual ampera Rp 10 ribu atau lebih murah dari itu.
“Nanti, rumah makan yang murah itu kita rekomendasikan kepada pengunjung dan setiap orang yang akan tinggal di Padang untuk menuntut ilmu,” kaya Hendri.
Sementara itu, Camat Nanggalo Teddy Antonius mengatakan, kegiatan silaturahim dalam bingkai halal bi halal Idul Fitri ini bertujuan juga meningkatkan koordinasi dengan jajaran dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka).
“Kendati sudah dua pekan Hari Raya Idul Fitri berlalu, namun tradisi halal bi halal masih merupakan wadah silaturahim yang efektif untuk meningkatkan koordinasi antara jajaran dan Forkopimka,” kata Teddy.(der)






