
MENTAWAI, PADANGMEDIA.COM – Pengamanan pemilu serentak yang dilaksanakan pada 17 April 2019 mendatang di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai akan melibatkan sebanyak 961 personil gabungan.
Kabag Ops Polres Mentawai, Kompol. Maman Rosadi menyebutkan, setiap personil yang ditugaskan dalam pengamanan pemilu di Mentawai, masing-masing akan ditempatkan di setiap TPS yang berada di 10 kecamatan dan 43 desa di Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Personil yang dilibatkan dalam pengamanan pemilu serentak 2019 itu terdiri dari anggota Polres Mentawai dan polsek sebanyak 212 orang, BKO Sabhara dan Polair Polda Sumbar 75 orang, anggota Linmas sebanyak 647 orang serta dibantu pihak TNI.
Untuk pengerahan personil ke lokasi TPS, lanjut Maman Rosadi, akan dilakukan pada H-7, karena kondisi Mentawai tidak sama dengan daerah daratan. Artinya, personil dikerahkan terlebih dahulu menuju lokasi pemungutan, mengingat wilayah Mentawai terbagi dari empat pulau besar.
Dikatakan, pelibatan seluruh personil sangat tergantung dari eskalasi di lapangan. Bahkan, pengamanan pemungutan suara setiap personil ada yang mengawal tiga TPS, empat TPS dan lima TPS satu personil, serta ada juga satu TPS satu personil, ucapnya.
“Intinya, penempatan personil pengamanan pemilu di Mentawai itu bervariasi melihat dari kerawanan lokasi tempat pemungutan suara,” kata Maman Rosadi kepada padangmedia.com di ruang kerjanya, Senin (1/4/2019).
Di sisi lain, pengamanan kotak suara masing-masing personil ditugaskan dua orang setiap hari di gudang logistik KPU Mentawai. Pada tanggal 10 April nanti, seluruh personil akan ditarik kembali untuk disebar ke setiap TPS sekaligus pengawalan pendistribusian kotak suara yang berada di 337 TPS yang ada.
“Pada saat pencoblosan dan akhir pemilu, berkemungkinan ada terjadi kerawanan dalam pencoblosan dan penghitungan suara. Namun, sebelumnya kita sudah koordinasi dengan pihak PPK dengan menempatkan dua orang perwira untuk mengantisipasi apabila ada kejadian,” tutur Maman.
Meyangkut kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, akan mengedepankan peran kepolisian. Ia berharap seluruh masyarakat Mentawai ikut serta menyukseskan pesta demokrasi yang aman, damai, sejuk dan musaraina di Bumi Sikerei tanpa gaduh. (ers)






