Epi Santoso yang didampingi Wakil Ketua Firdaus Siri, Wakil Ketua II Pendistribusian dan Pendayagunaan Elni Sumiarti serta Kabid Pendistribusian, Industriadi menjelaskan, penerimaan zakat dari PNS Pemko Padang tahun ini sekitar Rp19 miliar. Angka ini tidak bergeser jauh dari sebelumnya, karena memang merujuk ke jumlah PNS di Kota Padang.
Sedangkan capaian penerimaaan dan penyaluran zakat pada Baznas Kota Padang periode Januari hingga November 2015, Epi Santoso menyebutkan sudah menembus target sebesar 93,5 persen. Penerima sebanyak 29.026 mustahik dengan total dana Rp15.456. 740.086 untuk 7 program Baznas, yakni Padang Religius, Padang Sejahtera, Padang Sehat, Padang Cerdas, Padang Makmur, Padang Peduli, serta Program Unggulan.
“Semua permohonan mustahik yang masuk ke Baznas sudah kita proses sehingga pada 1 Desember 2015 ‘zero proposal’. Permohonan mustahik bisa dimasukkan lagi pada 1 Januari 2016,” terangnya.
Wakil Ketua Firdaus menambahkan, adapun penyaluran-penyaluran bantuan berupa paket yang dilakukan Baznas kepada mustahik selama ini berkoordinasi dengan para Lurah agar ada pemerataan dan tepat sasaran. “Penyaluran yang dilakukan sudah sesuai ketentuan yang disyaratkan,” sebutnya.
Ia mengatakan, pada rapat kerja Baznas di tahun 2016 akan disiapkan rencana kerja serta target-target yang akan dicapai. “Kita harapkan Baznas Kota Padang tetap menjadi yang terbaik di Indonesia, baik dari segi pelayanan, penerimaan dan penyaluran,” tutupnya. (der)







