
PESSEL – Untuk menyelidiki peristiwa kebakaran di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pesisir Selatan, Salido Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan, kepolisian menurunkan tim Indonesia Automatic Finger Print Identification System (Inafis) Polda Sumatera Barat.
Kepala Kepolisian Resor (Polres) Pesisir Selatan AKBP Ferry Herlambang menerangkan, Tim Inafis akan melakukan identifikasi di lokasi kejadian dalam rangka menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi di sekolah setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) tersebut.
“Untuk menyelidiki peristiwa kebakaran ini, kepolisian menurunkan tim Inafis Polda Sumbar,” kata Ferry, Kamis (20/12).
Dia menyebutkan, dugaan awal, peristiwa kebakaran karena hubungan arus pendek (korsleting) listrik. Namun, untuk memastikan penyebabnya, masih menunggu hasil dari tim Inafis melakukan penyelidikan. Pihak kepolisian berkoordinasi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan dalam melakukan penyelidikan peristiwa kebakaran tersebut.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan Firdaus meragukan dugaan penyebab kebakaran adalah karena korsleting listrik. Sebab menurutnya, seluruh peralatan dan jaringan listrik yang terpasang sudah sesuai standar.
“Dugaan karena korsleting listrik masih kami ragukan sebab peralatan dan jaringan listrik terpasang semuanya sudah sesuai standar,” kata Firdaus.
Agar menemukan titik terang penyebab kebakaran yang menghanguskan ruangan kepala sekolah dan ruangan majelis guru serta beberapa ruangan lainnya itu, Firdaus menyerahkan seluruhnya kepada hasil penyelidikan polisi.
“Supaya tidak menduga-duga, kami serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian yang sudah melakukan identifikasi dan penyelidikan. Kami berharap penyelidikan ini dapat berjalan lancar dan hasilnya bisa diketahui secepatnya,” tandasnya.
Seperti diberitakan, MTsN 1 Pesisir Selatan di Salido Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan terbakar Rabu (19/12) malam sekitar pukul 20.00 Wib. Akibat peristiwa itu, beberapa ruangan antara lain ruangan kepala sekolah, ruangan majelis guru, ruangan BK, gudang meja kursi dan satu ruangan belajar hangus terbakar. (rio/f)






