
PADANG – Kesadaran orang tua untuk memberikan imunisasi campak dan rubella terhadap anaknya masih rendah. Padahal penyakit yang disebabkan virus ini belum ada obatnya, melainkan hanya dapat dicegah dengan vaksin MR yang tengah dikampanyekan pemerintah.
Seperti di lingkungan Puskesmas Alai, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang dari 2.039 sasaran, baru sekitar 6 persen saja yang mendapatkan imunisasi MR. Umumnya orang tua tidak mengizinkan anaknya diimunisasi karena ketakutan terhadap efek dan kehalalan vaksin MR.
Kepala Puskesmas Alai, Drg. Yenni mengatakan, masyarakat perlu diberi pemahaman bahwa kondisinya saat ini darurat campak dan rubella. Dari sisi agama, juga sudah ada fatwa MUI yang menyatakan vaksin MR boleh digunakan bagi muslim karena belum ada selain yang sedang digunakan sekarang.
“Sesuai fatwa MUI, vaksin MR boleh digunakan karena kondisinya darurat,” kata dr. Yenni di sela sosialisasi imunisasi MR di Puskesmas Alai, Selasa (4/9/2018).
Lebih lanjut, Yenni menuturkan, pihaknya sudah melihat sendiri anak yang terkena virus rubella. Kondisinya memprihatinkan dengan jantung yang bocor dan penderitaan lainnya seperti sesak nafas dan demam tinggi berkepanjangan.
“Saya sudah lihat sendiri kondisi anak yang terkena virus rubella. Sangat memprihatinkan dan banyak kerugian yang diderita keluarga,” tuturnya.
Sementara itu, KUA Padang Utara Drs. Juhar menyebut, fatwa MUI sebelumnya menyatakan vaksin MR mengandung unsur yang haram, tetapi kajian lebih lanjut MUI menyatakan boleh digunakan karena kondisi darurat.
“Berdasarkan fatwa MUI tersebut, KUA Padang Utara turut mendukung dan bekerjasama dengan semua stakeholder agar masyarakat partisipatif untuk imunisasi MR,” kata Juhar.
Menurut Eva Yenita dari Tim Monitoring dan Supervisi Imunisasi MR Dinas Kesehatan Kota Padang, terkait imunisasi MR serta dampak campak dan rubella ini masih harus disosialisasikan lebih luas.
“Saat ini sudah sosialisasi kedua. Bila realisasi masih jauh dari target sasaran, dilakukan sosialisasi ketiga. Kami datang ke sekolah-sekolah dan langsung kepada para orang tua,” sebutnya.
Pada kesempatan itu, pihak Puskesmas dan Lurah Gunung Pangilun serta stakeholder lainnya menandatangani komitmen bersama untuk kampanye imunisasi MR. Kampanye difokuskan terhadap orang tua yang mempunyai anak sasaran imunisasi rubella. (der)
Mr. DU






