Korban Meninggal Dunia Gempa Lombok Jadi 91 Orang
  • Home
  • Berita
  • Korban Meninggal Dunia Gempa Lombok Jadi 91 Orang

Korban Meninggal Dunia Gempa Lombok Jadi 91 Orang

Proses evakuasi korban bencana gempa Lombok, NTB. (Sutopo PN)

LOMBOK – Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan, sementara tercatat 91 orang meninggal dunia dalam musibah gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB). 209 orang mengalami luka-luka sementara ribuan jiwa mengungsi serta ribuan rumah rusak.

“Data sementara hingga pukul 10.00 (Senin, 6/8) tercatat 91 orang meninggal dunia, 209 orang luka-luka, ribuan jiwa mengungsi dan ribuan rumah rusak,” kata Sutopo.

Dia menambahkan, kerusakan dan jumlah korban akibat dampak gempa kemungkinan masih akan bertambah. Pendataan masih terus dilakukan oleh petugas.

Sutopo menyebutkan, korban meninggal dunia sementara ini tercatat di Lombok Utara 72 orang, Kota Mataram 4 orang, Lombok Timur 2 orang, Lombok Tengah 2 orang, Lombok Barat 9 orang dan Bali 2 orang. Sebagian besar korban meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan yang rubuh di saat gempa terjadi.

“Semua korban meninggal dunia terdata adalah warga negara Indonesia. Belum ada laporan WNA yang ikut jadi korban,” ujarnya.

Dia menerangkan, daerah Lombok Utara merupakan wilayah terdampak paling parah karena berdekatan dengan pusat gempa. Rumah-rumah di Lombok Utara dan Lombok Timur yang sebelumnya hanya rusak ringan akibat gempa 6,4 SR pada 29 Juli 2018 lalu menjadi rusak berat dan bahkan rubuh akibat gempa 7 SR.

Seperti diberitakan, gempa berkekuatan 7 SR mengguncang wilayah Nusa Tenggara Barat pada Minggu (5/8/2018) pukul 18.46 Wib. Gempa terjadi pada kedalaman 15 km dengan pusat gempa di darat 18 km barat laut Lombok Timur NTB atau 22 km timur laut Lombok Utara NTB.

Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih menyisir daerah-daerah terdampak gempa untuk melakukan evakuasi, penyelamatan dan pertolongan. Bantuan logistik pun terus didistribusikan ke titik-titik pengungsian. (fdc/*)

Berita Terkait

Leave a Reply