
JAKARTA – Bantuan yang berhasil dihimpun Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka melalui aksi Bumbung Kemanusiaan akan disalurkan melalui perwakilan Pramuka di Bangladesh. Hingga Sabtu (23/9), terhitung bantuan yang terkumpul sudah mencapai Rp328 juta.
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault menyebutkan, saat ini perwakilan Pramuka yaitu Andalan Nasional Gerakan Pramuka Urusan Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana (Abdimasgana), Eko Sulistio, sudah berada di perbatasan Myanmar-Bangladesh.
“Bantuan akan disalurkan melalui perwakilan yang sudah berada di Bangladesh,” katanya melalui siaran pers yang diterima padangmedia.com, Sabtu (23/9).
Penyaluran bantuan melalui Bangladesh ini, lanjutnya, karena saat ini pengungsi Rohingya terpusat di kawasan perbatasan langsung dengan Myanmar tersebut. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Pramuka Myanmar untuk penyaluran bantuan.
Dia menyampaikan terimakasih kepada masyarakat yang telah mempercayakan penyaluran bantuan untuk Rohingya kepada Pramuka. Selain untuk pengungsi Rohingya, Kwarnas Pramuka juga tengah menggalang bantuan untuk korban bencana erupsi Gunung Agung, Bali.
Aksi Bumbung Kemanusiaan Kwarnas Gerakan Pramuka terus mendapat dukungan masyarakat. Bantuan terkini datang dari Satuan Komunitas (Sako) Sekolah Islam Terpadu yang menyumbang sebesar Rp100 juta untuk pengungsi Rohingya. Bantuan tersebut diserahkan oleh Ketua Umum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Sukro Muhab.
Adhyaksa menambahkan, belum dipastikan kapan aksi Bumbung Kemanusiaan akan ditutup. Bantuan dari anggota Gerakan Pramuka maupun masyarakat unum dapat disalurkan melalui nomor rekening 909010100 BNI Cabang Menteng, Jakarta Pusat atas nama Pramuka Peduli. Konfirmasi pengiriman bantuan bisa menghubungi Eko Sulistio (081210834695), Ranggawisnu (089503197260), dan email: [email protected]. (feb/*)





