PADANG – Partai Golkar di Kecamatan Pauh melakukan Musyawarah Kecamatan (Muscam) IX. Pada kesempatan itu, Ketua DPD Partai Golkar Padang Wahyu Iramana Putra mengajak seluruh kader partai Beringin itu untuk merapatkan barisan memberikan pemikiran yang bermanfaat di tengah masyarakat.
Dikatakan juga. Partai Golkar sesuai AD/RT peraturan pelaksanaan organisasi perlu dilakukan penggantian pengurus dengan melaksanakan musyawarah kecamatan. “Dalam hal ini, memang kami tidak bisa menunjuk secara langsung ketua -ketua begitu saja, namun harus dilakukan musyawarah. Alhamdulillah, dari 11 kecamatan, Pauh yang ke 11 melaksanakan Muscam IX Partai Golkar,” kata Wahyu usai Muscam IX Partai Golkar di kantor KAN Pauh Padang, Minggu (17/9).
Wahyu mengatakan, Partai Golkar saat ini tetap menjadi mitra pemerintah. Namun, bila program pemerintah tidak sesuai dengan harapan dan keinginan masyarakat, Partai Golkar tetap berkewajiban mengingatkan para pemimpin untuk berjalan sesuai aturan yang ada.
“Partai Golkar tidak perlu menghujat. Untuk itu, saya selaku Ketua DPD Partai Golkar Padang mengajak baik kawan – kawan dari kader tingkat kecamatan hingga kelurahan, RT, RW untuk berperan aktif di lingkungan masing- masing. Jadilah orang -orang yang bisa memberikan suatu pemikiran yang baik, bekerjasama dengan Camat dan Lurah, tidak menjadi pemecah belah,” pesannya.
Wahyu juga meminta para kader untuk memberikan pemikiran yang bermanfaat di tengah masyarakat sehingga Golkar diakui di tengah masyarakat. Hal itu sangat ditekankan bagi para kader di tengah banyaknya kehadiran partai-partai yang lain.
Ia juga berharap kader Golkar terus berperan aktif di tengah masyarakat. Bermitra dengan masyarakat dan pemerintah sehingga menjadi acuan jempol di tengah masyarakat karena telah memberikan pemikiran yang baik atas apa yang terjadi di tengah masyarakat.
“Mari saling bahu-membahu membesarkan Golkar. Merapatkan barisan guna memenangkan partai pada pemilu dan Pilkada Padang ke depan,” ajaknya. (baim)







