
PADANG – PT Tirta Investama, produsen air minuman dalam kemasan (AMDK) merek AQUA, unit produksi Sumatera Barat di Solok belum mampu memenuhi permintaan pasar secara total. Perusahaan dibawah naungan Danone ini baru mampu berporduksi maksimal 20 juta liter per bulan.
“Saat ini produksi kami di Solok masih dalam kondisi normal, belum ada pengembangan. Sementara permintaan masih tinggi terhadap air minum kemasan yang kami produksi,” ungkap Planning Manager PT Tirta Investama Solok, Dwi Novriadi dalam acara media gathering dengan wartawan di Padang, Kamis (19/1).
Menurutnya, saat ini, kapasitas produksi perusahaannya hanya mampu menghasilkan 20 juta liter per bulan. Keterbatasan terutama karena produksi masih menggunakan mesin berkapasitas menengah. Kemudian, untuk pengembangan juga membutuhkan sumber air yang sesuai standar yang ditentukan.
“Area distribusi kami adalah empat provinsi yaitu Riau, Jambi, Bengkulu dan Sumbar sendiri. Jadi karena keterbatasan, kami baru memiliki dua line produksi yaitu untuk galon dan botol kemasan 650 ml,” ujarnya.
Sementara untuk kemasan gelas 200 ml dan botol 1,5 liter masih didatangkan dari pabrik di Berastagi, Sumatera Utara. Dia menyebutkan, pabrik di Solok adalah yang ke 17 dari 24 pabrik di Indonesia. Saat ini, pabrik tersebut memiliki 140 karyawan tetap dan 160 pekerja dari pihak ketiga seperti tenaga pengaman, tenaga bongkar muat dan lainnya.
“80 persen tenaga kerja di pabrik Solok merupakan tenaga kerja lokal sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah sekitar pabrik,” tutupnya. (feb)





