PADANG – Cuaca ekstrim beberapa hari ini telah menimbulkan korban di Kota Padang. Terdapat pohon tumbang pada sejumlah titik dan korban hanyut terbawa arus sungai.
Berdasarkan informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kota Padang, cuaca ekstrim dengan terjadinya hujan disertai angin kencang berakibat longsor dan pohon tumbang serta terdapat korban hanyut.
Kepala BPBD-PK Rudi Rinaldy menyebut bahwa cuaca ekstrim kali ini menyebabkan pohon tumbang, longsor dan orang hanyut.
“Akibat cuaca tak bersahabat, dua korban hanyut, longsor dan rumah tertimpa pohon,” terang Rudi, Minggu (16/10).
Dua orang hanyut terjadi di dua lokasi berbeda, Sabtu (15/10). Korban pertama bernama Runi (1,6 tahun) hanyut di depan Kantor Basarnas, Anak Air, Lubuk Buaya, By Pass. Korban yang hanyut sekitar pukul 11.00 WIB akhirnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa sekitar sejam kemudian.
“Korban hanyut terbawa arus saat bermain di bibir sungai,” ungkap Rudi.
Sementara, kejadian yang sama juga menimpa Yudi (18 tahun). Lelaki buruh ini hendak menyeberang sungai Batang Kuranji. Nahas baginya, Yudi kehilangan keseimbangan dan tergelincir.
“Korban terbawa arus yang cukup deras sekira pukul 12.15 Wib, Sabtu kemarin. Hingga hari ini kami bersama tim yang terdiri dari BPBD PK, SAR, Polsek setempat, KSB dan masyarakat terus melakukan pencarian,” ujar Rudi. (der)






