Kwarcab 12 Padang Panjang Lantik Pengurus Saka POM
  • Home
  • Berita
  • Kwarcab 12 Padang Panjang Lantik Pengurus Saka POM

Kwarcab 12 Padang Panjang Lantik Pengurus Saka POM

Berita pp

PADANG PANJANG — Kota Padang Panjang mencatat langkah baru dalam penguatan peran Gerakan Pramuka di bidang pengawasan obat dan makanan. Kwartir Cabang (Kwarcab) 12 Gerakan Pramuka Kota Padang Panjang menjadi yang pertama di Sumatera Barat melantik Pengurus Pimpinan Cabang Satuan Karya Pramuka Pengawas Obat dan Makanan (Saka POM).

Pelantikan dilakukan Ketua Harian Kwarcab 12 Gerakan Pramuka Kota Padang Panjang, Maria Feronika, di Rumah Dinas Walikota Padang Panjang, Jumat (4/9). Prosesi tersebut disaksikan Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Padang Panjang Hendri Arnis beserta jajaran.

Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang Irwan dipercaya sebagai Ketua Saka POM Kota Padang Panjang sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Saka POM.

Irwan mengatakan, pelantikan pengurus Saka POM di Kota Padang Panjang merupakan yang pertama dilaksanakan di Provinsi Sumatera Barat. Menurutnya, pembentukan Saka POM menjadi bagian dari upaya memperkuat peran Gerakan Pramuka dalam meningkatkan pengetahuan dan kepedulian generasi muda terhadap keamanan obat dan makanan.

Saka POM diharapkan menjadi wadah bagi anggota Pramuka untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan dan pengalaman di bidang pengawasan obat dan makanan. Edukasi mengenai keamanan pangan, obat, kosmetik serta berbagai produk konsumsi lainnya dapat disampaikan melalui kegiatan kepramukaan dengan pendekatan yang lebih dekat dan kreatif.

Walikota Hendri Arnis mengatakan, pengurus yang baru dilantik memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan program edukatif sekaligus mendorong anggota Pramuka menjadi pelopor budaya masyarakat yang cerdas dalam memilih produk.

“Kita ingin semua yang dilantik hari ini bisa menyeleksi dan memperhatikan produk-produk yang aman dan tidak aman yang beredar di Padang Panjang ini. Mana bahan berbahaya kita seleksi, dan mana yang sudah tidak baik atau kedaluwarsa kita basmi,” tegas Hendri.

Ia berharap keberadaan Saka POM tidak berhenti pada kegiatan internal Pramuka, tetapi mampu memberikan edukasi kepada masyarakat. Dengan begitu, anggota Pramuka dapat menjadi perpanjangan tangan dalam membangun kesadaran mengenai pentingnya keamanan obat dan makanan.

Sementara Ny Maria menyebut pembentukan Saka POM sebagai langkah penting untuk memperluas kontribusi Gerakan Pramuka di tengah masyarakat.

“Ini bukan hanya sebuah pelantikan, tetapi merupakan awal dari sebuah gerakan. Kami berharap Saka POM mampu menjadi wadah bagi anggota Pramuka untuk belajar, berkarya, sekaligus ikut mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memilih dan menggunakan obat serta makanan yang aman,” ujarnya.

Maria juga menegaskan kesiapan Padang Panjang menjadi daerah percontohan dalam pengembangan Saka POM di Sumatera Barat. Dengan dilantiknya pengurus perdana tersebut, ia berharap Saka POM dapat berkembang dan menjadi model yang kemudian diikuti oleh kwartir cabang lainnya di Sumatera Barat. (de/*)

Berita Terkait

Leave a Reply