SAWAHLUNTO – Kualitas udara di Sawahlunto masih buruk, sebagian PAUD dan SD diliburkan, sampai Sabtu (3/10) kemaren.
Sebelumnya, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Sawahlunto, memperkirakan kualitas udara di kota itu sudah mendekati kategori berbahaya akibat polusi yang timbulkan oleh kabut asap. “ Jum’at (2/10) kemarin, kita lebih awal menjemput anak-anak dari sekolah karena pihak sekolah mempercepat kepulangan pelajar” kata Yulia (34) orang tua murid SD 19 Santur kepada padang-media.com Sabtu (3/10).
Sampai kini, sebutnya belum ada kepastian apakah anak-anak akan bersekolah Senin (5/10) nanti. Sedangkan kondisi udara akibat asap ini masih terlihat pekat.
Buruknya kondisi udara dikota ini juga diungkapkan Kepala Bidang Lingkungan Hidup Badan Lingkungan hidup Iwan, dari hasil pemantauan kualitas ambient udara yang dilakukan oleh laboratorium BLH Kota Sawahlunto sejak 29 September hingga 1 Oktober 2015 dikategorikan udara tidak sehat.
Dengan menggunakan alat ukur pencemaran udara mini dengan sistem sampling, untuk parameter PM-10 (pencemaran udara) konsentrasinya berada pada angka 402, 7 microgram permeter kubik atau 275,3 pada
indeks standar pencemaran udara (ISPU). ” data pemantauan tersebut diperoleh kesimpulan konsentrasi kandungan
pencemaran udara sudah melebihi ambang baku mutu dan berada pada kategori sangat tidak sehat,” pungkasnya. (tumpak)






