
AGAM – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Agam Ny. Vita Indra Catri resmi dikukuhkan sebagai Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di daerah itu. Pengukuhan yang dibarengi dengan 12 Bunda Paud kabupaten/kota se-Sumbar itu dilakukan oleh Bunda PAUD Provinsi Sumbar, Ny. Nevi Irwan Prayitno, Kamis (2/6) di Gubernuran Sumbar, Padang.
Pada kesempatan itu, Nevi memberi apresiasi pada para Bunda PAUD kabupaten/kota yang telah memberikan kontribusi aktif bagi perkembangan pendidikan anak usia dini di Sumbar. Nevi berharap adanya koordinasi antara Bunda PAUD daerah dengan provinsi, maupun antara Bunda PAUD kabupaten/kota dengan nagari ataupun desa agar manfaat PAUD dapat dirasakan di seluruh desa yang ada di Sumbar.
“Saya menaruh harapan besar terhadap Bunda-bunda Paud yang ada di Sumbar. Mudah-mudahan dengan adanya peran aktif Bunda PAUD, koordinasi dengan perangkat nagari/desa dapat tercipta sehingga terwujudnya sinkronisasi terhadap program yang dilakukan,” pintanya.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Agam, Ny. Vita Indra Catri mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan sebagai Bunda PAUD Kabupaten Agam.
“Memang iya, jabatan Bunda PAUD merupakan jabatan fungsional yang secara otomatis didapat ketika suami menjabat. Namun, aplikasinya tidak sebatas jabatan yang diberikan saja, melainkan bagaimana kita sebagai seorang istri juga bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat selama mendampingi suami,” katanya.
Kondisi lembaga PAUD di Agam, menurutnya, sudah mengalami perubahan cukup signifikan dari segi kuantitas maupun kualitas. Saat ini, sudah banyak PAUD di Agam yang terintegrasi. Bahkan, tahun ini Agam berhasil meraih juara terbaik kedua tingkat nasional pada lomba Bunda PAUD kecamatan.
Bunda PAUD Kecamatan Dikukuhkan
Padang hari yang sama, Bunda PAUD Kabupaten Agam mengukuhkan 16 Bunda PAUD kecamatan di daerah itu. Bunda PAUD Kabupaten Agam, Ny. Vita Indra Catri berharap agar para Bunda PAUD yang baru dikukuhkan bisa menjalankan amanah sebaik-baiknya.
Menurutnya, Bunda PAUD kecamatan dapat berkiprah dan memainkan peran strategis dalam mempersiapkan SDM pada masa mendatang dan berdampak positif bagi para pelaku pembangunan di bidang PAUD sehingga layanan PAUD semakin berkualitas dalam segala komponen yang ditanganinya.
“Setelah dilantik, buatlah langkah-langkah strategis dan inovatif agar pengembangan PAUD lebih baik lagi ke depannya. Karena, maju atau tidaknya suatu lembaga PAUD suatu daerah tergantung kepada peran aktif dari peran Bunda PAUD di wilayah tersebut,” katanya.
Untuk itu, Ny. Vita meminta kepada Bunda PAUD kecamatan untuk rutin turun ke lapangan dan sosialisasi kepada lembaga PAUD. Dengan seringnya Bunda PAUD ke lapangan, tentu akan memberikan semangat bagi lembaga PAUD itu sendiri. (fajar)






