
PADANG PANJANG – Tiga hari jelang Idul Fitri 1439 H atau H-3 lebaran, arus lalu lintas di Padangpanjang mengalami peningkatan 25 sampai 30% dari hari biasanya, meskipun demikian kondisi tersebut masih terpantau ramai dan lancar, Selasa (12/6).
Kapolres Padangpanjang, AKBP Cepi Noval melalui Kasat Lantas Iptu Adityalidarman saat dikonfirmasi Padangmedia.com mengatakan, H-3 Idul Fitri, meskipun ada peningkatan arus, kondisi Lalu lintas masih terpantau ramai lancar.
“Hingga saat ini, sekitar pukul 21.00 WIB arus lalu lintas sudah mengalami peningkatan,” papar Kasat Lantas.
Aditya menambahkan, Rabu (13/6), sesuai surat edaran Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Barat, mobil barang seperti bahan galian, bahan tambang, CPO, dan bahan bangunan, mulai H-3 sampai dengan H+4 dilarang beroperasi.
“Ini demi lancarnya arus mudik maupun arus balik nanti,” jelas Aditya.
Aditya mengimbau kepada pengguna jalan, baik masyarakat lakol maupun pemudik, agar selalu mematuhi aturan dan peraturan berlalu lintas, serta saling menghargai dan sopan dalam mengendarai kendaraannya.
“Jangan sampai suka cita menyambut Idul Fitri berubah menjadi duka cita karena tidak mematuhi aturan berlalu lintas, hindari sekecil apapun pelanggaran lalu lintas, karena pelanggaran merupakan awal dari terjadinya kecelakaan lalu lintas,” imbaunya.
Lebih lanjut Aditya mengatakan, Polres Padangpanjang telah menyediakan 4 Pospam (Pos Pengaman) yakni di Air terjun Lembah Anai, Samping Hotel Flaminggo Silaing Bawah, Pasar Koto Baru, dan Kubu Karambia. Sementara untuk Pos pelayanan juga disediakan di 4 titik yakni di Mega Mendung, M. Syafei (dalam kota), Tanjung Mutiara dan Pasar Rabaa. Dan 3 Pos pantau, yakni simpang Kampung Baru, Simpang PDAM dan Simpang MTsN.
“Bila merasa lelah, ngantuk ataupun kurang sehat, sebaiknya beristirahat pada Pos-pos yang sudah disiapkan pihak kepolisian di sepanjang jalur mudik lebaran idul fitri 1 Syawal 1439 H,” pungkas Aditya. (de)






