
AGAM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Agam, Marga Indra Putra melakukan reses ke daerah pemilihan guna menjemput aspirasi masyarakat. Reses dilakukan di Jorong Banda Gadang, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Sabtu (26/1) lalu.
Kehadiran Ketua DPRD disambut meriah oleh para tokoh masyarakat, di antaranya Wali Nagari Tiku Selatan Bagindo Karman, Wali Jorong Bandan Gadang Zarman Abadi, Ulama Tanjung Mutiara, Tuangku Sidi Kamardi dan Palo Mudo Yusuf Suratman dan masyarakat lainnya.
Dalam kesempatan itu, Marga Indra Putra mengatakan, kegiatan itu dalam rangka silaturrahmi sekaligus menjemput aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.
“Di sini saya berharap, kita yang hadir bisa menyampaikan aspirasi. Agenda ini sudah diatur dalam undang-undang bahwa anggota DPRD wajib turun ke daerah pemilihan untuk menemui konstituennya),” kata Marga Indra Putra.
Menanggapi hal itu, Walinagari Tiku Selatan, Bagindo Karman, meminta kepada Ketua DPRD untuk memperhatikan Jorong Banda Gadang seperti jalan, jembatan dan tali banda yang butuh perbaikan.
Sementara itu, tokoh mMasyarakat yang juga ulama setempat, Tuangku Sidi Kamardi meminta kepada Ketua DPRD untuk mengusulkan pengaspalan jalan dari pinggir jalan raya menuju pemukiman warga yang ada di kawasan tersebut, minimal sepanjang satu kilometer. Karena, jalan itu juga akan dipergunakan sebagai jalur evakuasi tsunami.
“Jembatan Sungai Tarok perlu diperbaiki karena sudah lama rusak dan belum ada perbaikan. Padahal, jembatan itu merupakan akses utama untuk polindes serta termasuk juga untuk jalur evakuasi tsunami,” terangnya.
Selain itu, masyarakat juga mendesak kepada Ketua DPRD untuk mendorong dan keseriusan dari pemerintah Daerah untuk pemekaran Nagari Tiku Selatan.
Menanggapi hal itu, Ketua Marga Indra Putra menjelaskan, bahwa tahun 2018 ini, jalan Jorong Banda Gadang akan segera diaspal.
“Mengenai pemekaran Nagari, itu tidak menunggu lama-lama. Yang penting tim bisa menyiapkan syarat-syaratnya seperti jumlah penduduk dan luas nagari. Kalau itu sudah lengkap sudah bisa dinaikkan,” jelasnya.
Untuk jembatan yang rusak, dalam waktu dekat, pihaknya akan meninjau ke lapangan bersama Dinas PU setempat.
“Mengenai normalisasi sungai, nanti dibicarakan kembali, sekarang kita fokus ke jalan dulu,” imbuhnya.
Marga mengucapkan terima kasih kepada Wali Nagari beserta jajarannya dan seluruh yang hadir. Ia berharap aspirasi masyarakat bisa terealisasi sesuai yang diharapkan. (fajar)






