
PADANGPANJANG-Akibat kebakaran yang menimpa los penampungan di pasar pusat Padangpanjang, sebanyak 18 buah los hangus terbakar, sementara 13 los, lapak dan toko terdampak dari akibat kebakaran yang terjadi sekitar pukul 05:00 wib subuh tadi.
Walikota Padangpanjang turun langsung menyaksikan upaya pemadaman api oleh petugas Damkar Kota Padangpanjang di bantu Damkat Kabupaten Tanah Datar, Agam, Damkar, Bukittinggi, di lokasi kejadian dan Damkar Kabupaten Padangpariaman dan Kota Pariaman.
“Saya ucapkan terima kasih yang tak terhingga atas kesigapan petugas Damkar dan semua pihak yang telah membantu mengatasi musibah kebakaran yang terjadi subuh tadi. Karena kesigapan dari pemadam kebakaran, aparat kepolisian, TNI, Satpol-PP, masyarakat dan unsur lainnya, kebakaran bisa dipadamkan secepatnya dan berhasil dicegah agar tidak meluas, ” ungkap Wako Hendri Arnis pada pertemuan dan rapat koordinasi yang dilakukan dikediaman rumah dinas Walikota di Guguak Malintang.
Akibat musibah kebakaran yang terjadi di Los Penampungan subuh tadi Wako Hendri Arnis mengajak dan menghimbau pedagang dan masyarakat secara keseluruhan untuk tidak menyambung atau memperbaiki instalasi listrik tanpa ada supervisi dari pihak yang memiliki keahlian teknism seperti petugas PLN, Biro Kelistrikan dan lai-lainnya.
“Seringkali pemasangan dan penyambungan listrik yang tidak benar dan tidak sesuai secara teknis akan menjadi pemicu dari musibah kebakaran. Untuk itu kami mengajak dan menghimbau pedagang maupun masyarakat Kota Padangpanjang untuk tidak menyambung atau memperbaiki instalasi listrik tanpa cupervisi dari petugas PLN maupun Biro Kelistrikan, “jelas Wako Hendri Arnis.
Akibat musibah kebakaran los penampungan di jalan Khatib Sulaiaman tersebut pedagang direncanakan akan mendapat bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padangpanjang. Untuk mencegah musibah kebakaran terulang kembali, sebagai tindakan preventif, Pemko Padangpanjang bekerjasama dengan kepolisian dan TNI akan berkoordinasi terkait dengan pengamanan dan ketertiban pasar.
Sementara itu Pemko melalui Dinas Pekerjaan Umum akan berupaya dalam satu atau dua minggu kedepan untuk membangun kembali los penampungan yang terbakar. Untuk pembangunan los dan perbaikan lapak dan toko yang terdampak diperkirakan akan menelan biaya sebesar Rp.103 juta.(Isril)






