
PADANG – Membangkitkan dan menumbuhkan kembali perekonomian dalam masa pandemik covid 19 di Sumbar, kita perlu mendorong Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Salah satu UMKM seperti batik tanah liek adalah usaha ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan dalam menunjang pariwisata Sumbar.
Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit disela-sela kunjungan ke Kadai Batik Tanah Liek Pusako Mandeh, di Padang, Sabtu (27/6/2020).
Dalam masa normal baru, kata Nasrul Abit pemprov Sumbar telah membuka berbagai aktifitas produktifitas masyarakat terutama bidang pariwisata, aktifitas UMKM, kegiatan rumah ibadah, kegiatan pasar, tranportasi umum dan pelayanan perkantoran.
Menurut Nasrul Abit, batik tanah liek pusako mandeh ini merupakan karya generasi millenial Sumatera Barat berada di Kota Padang dapat menjadi inspirasi bagi para perupa milenial lainnya.
“Saatnya para generasi milenial Sumatera Barat bangkit berusaha dengan segala kemajuan teknologi informasi saat ini. Kita yakin generasi milenial Sumbar tidak kalah bersaing dengan generasi milenial daerah lainnya. Karenanya untuk meraih masa depan Sumatera Barat yang sejahtera dan unggul dimasa datang generasi milenial kita mesti gigih tanpa melupakan nilai- nilai agama, sesuai filosofi ABS-SBK,” jelasnya.
Sekaitan dengan masa normal baru, segala komponen harus tetap mematuhi protokol kesehatan, Diharapkan semua aktifitas produktif masyarakat tetap disiplin dalam pelaksanaan produktif kesehatan. “Kita saat ini cukup senang ada penurunan akan penyebaran covid 19 . Beberapa daerah mulai memasuk zona hijau karena telah beberapa hari kasus covid tidak terjadi lagi. Namun masyarakat diharap tetap disiplin menjalankan sesuai protokol kesehatan,” ucapnya. (nit.*)






