
PADANGPANJANG – Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasul Abit melakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan kelancaran Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di daerah, termasuk Kota Padangpanjang. Saat berada di Padangpanjang, Selasa (11/4), Wagub didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Bustafidia memonitor pelaksanaan UNBK ke sejumlah tempat, di antaranya SLTPN 3 Ekor Lubuk tempat SMA I Sumbar melaksanakan UNBK.
Kunjungan orang nomor II di Sumbar tersebut disambut Sekda Kota Padangpanjang Edwar Juliartha, Staf Ahli Rio Afdaneli, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Desmon, Kepala Bidang Pembinaan Diknas Nasul beserta pejabat lainnya.
Ditanya tentang pelaksanaan UNBK SMA I Sumbar di SLTP N III, Nasrul Abit mengatakan hal itu disebabkan karena SMA I Sumbar belum memiliki komputer. Namun, pada tahun 2018, SMA I Sumbar berencana akan melaksanakan ujian tanpa harus menumpang di sekolah lain.
Setelah memantau, Wagub melihat pelaksanaan UNBK SMA I Sumbar di SLTP 3 Ekor Lubuk berjalan lancar dan tak ada kendala. “Tidak ada gangguan dari kemarin. Jumlah soal cukup dan siswa yang ikut juga cukup. Komputer juga tak ada masalah,” ungkapnya.
Terkait UNBK, ke depannya Nasrul Abit berharap partisipasi dari orang tua murid. Pada satu sekolah, minimal harus ada 105 komputer untuk tiga shift. Ia berharap orang tua murid bisa membantu untuk pengadaan komputer.
Sementara, Sekda Padangpanjang, Edwar Juliartha menyampaikan, meski SLTA saat ini menjadi kewenangan pemerintah provinsi Sumatera Barat, Pemko Padangpanjang akan selalu siap bersinergi. ”Kita siap bersinergi dengan pemerintah provinsi dan kita juga akan persiapkan pelajar SD dan SLTP menjadi pelajar yang bisa melanjutkan sekolah sesuai dengan impian mereka,” katanya. (ris/r)






