
AGAM – Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan melakukan kunjungan serta menjadi pembina upacara di SMA N Agam Cendekia, Kecamatan Tanjung Raya, Senin (7/11). Pada kunjungan tersebut, Trinda Farhan memberikan suntikan motivasi agar siswa terus semangat belar dan tidak berhenti mengejar cita-cita. Para pelajar tidak hanya perlu diberikan sarana dan prasarana pendidikan yang baik, namun juga perlu motivasi untuk meraih masa depan yang gemilang.
Dikatakannya, tidak ada yang mustahil dilakukan asalkan ada niat, keinginan dan usaha. “Tidak ada yang mustahil, capailah cita-cita setinggi mungkin,” pesannya pada para generasi bangsa tersebut.
Semua generasi muda, kata Trinda, bisa menjadi tumpuan masa depan bangsa. Namun, sebelumnya mereka juga harus bisa menyiapkan diri untuk itu. Pendidikan yang diikuti selama bersekolah itu baru tahap persiapan menjemput masa depan yang baik. Selain itu, mereka juga harus mampu menyiapkan beberapa kunci kesuksesan yang harus dimiliki.
Kunci kesuksesan yang dimaksud, yakni kecerdasan spiritual, kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual, kecerdasan sosial dan kecerdasan fisik. Kecerdasan spritual menjadi kunci utama orang-orang sukses. Kecerdasan emosional, menyiapkan kematangan mental dan jiwa. Sementara, kecerdasan intelektual tidak selalu diidentik dengan nilai formal, tapi juga terampil dalam berfikir, banyak tokoh dari Sumbar yang kecerdasan intelektualnya diakui, seperti Buya Hamka dan lainnya. Kecerdasan sosial harus dimiliki karena sebagai manusia tidak bisa hidup tanpa ada orang lain. Terakhir, kecerdasan fisik, intinya menyiapkan tubuh atau fisik yang kuat, cekatan, terampil dan tidak pemalas, harus bekerja keras dan lebih baiknya lagi dipersiapkan dengan olahraga.
“Lima kecerdasan itu kunci untuk merebut masa depan yang baik. Kita semua mampu meraih masa depan, jika kecerdasan ini dimiliki dan dipersiapkan dengan matang,” katanya.
Selain itu, Trinda juga menyampaikan, generasi muda harus mampu memahami dengan cermat dalam memanfaatkan waktu, waktu adalah kehidupan. Apalagi jika sudah menjadi pemimpin, intinya pemimpin itu memiliki tanggung jawab dan punya nilai tersediri. (fajar)






