Vaksinasi Covid-19 untuk Tenaga Kesehatan RSUD Solsel Dilanjutkan
  • Home
  • Berita
  • Vaksinasi Covid-19 untuk Tenaga Kesehatan RSUD Solsel Dilanjutkan

Vaksinasi Covid-19 untuk Tenaga Kesehatan RSUD Solsel Dilanjutkan

Image
Kegiatan lanjutan pemberian suntik vaksin untuk nakes RSUD Solsel. (Siska)
Kegiatan lanjutan pemberian suntik vaksin untuk nakes RSUD Solsel. (Siska)

SOLSEL – Pemberian vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Solok Selatan (Solsel) kembali dilanjutkan. Setelah tiga hari lalu sebanyak 63 orang dari 139 orang berhasil divaksin, hari ini (Kamis, 18/2/2021) pemberian suntik vaksin akan dilakukan untuk 366 orang tenaga kesehatan di rumah sakit daerh tersebut.

Kepala Seksi Surveilance dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Solsel Mega Verta Christina menyebutkan, total 505 tenaga kesehatan (nakes) RSUD yang ditargetkan untuk divaksin Covid-19.

“Pemberian vaksinasi untuk tenaga kesehatan masih terus dilanjutkan. Hari ini direncanakan 366 orang yang akan menjalani vaksinasi dari target 505 orang di RSUD,” kata Mega.

Penanggung jawab Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 RSUD Solsel dr. Kusharni menjelaskan, sebelumnya sudah divaksin sebanyak 63 orang dari yang mendaftar sebanyak 139 orang.

“Dari yang mendaftar pada pelaksanaan vaksinasi tiga hari lalu 139 orang, hanya 63 orang yang bisa disuntik sedangkan 76 orang lainnya batal atau ditunda,” kata Kusharni.

Lanjutan hari ini, sebanyak 366 orang tenaga kesehatan, Juga akan dilakukan screening sebelum diberikan vaksinasi. Untuk mengetahui apakah bisa diberikan vaksinasi atau tidak. Sebab menurutnya, ada beberapa kriteria yang menjadi alasan seseorang tidak bisa disuntik vaksin.

“Dilakukan screening, bagi yang memenuhi syarat akan disuntik. Sampai seluruh tenaga kesehatan RSUD Solsel kecuali yang memiliki alasan medis, selesai divaksinasi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Umum RSUD Solsel Nur Hidayati merupakan salah satu orang yang terpaksa tertunda pemberian vaksin. Menurutnya, alasan belum divaksin adalah karena baru selesai menjalani operasi ginjal dan ada penyakit penyerta.

“Saat vaksinasi pertama, saya mendaftar namun hasil screening menunjukkan saya tidak bisa disuntik vaksin,” sebutnya.

Salah seorang tenaga kesehatan RSUD Solsel, Mega, yang sudah menjalani vaksinasi Covid-19 tiga hari lalu mengungkapkan gejala ikutan yang dirasakan setelah divaksin adalah mengantuk.

“Gejala ikutan setelah divaksin yang saya alami adalah mengantuk. Berlangsung selama dua hari pada waktu tertentu. Namun setelah itu mulai hilang (rasa kantuk) dan tidak ada dampak lain pada kesehatan saya,” ujarnya. (Sis)

Berita Terkait

Leave a Reply