Usulan tak Diakomodir, DPRD Padang Kecewa
  • Home
  • Berita
  • Usulan tak Diakomodir, DPRD Padang Kecewa

Usulan tak Diakomodir, DPRD Padang Kecewa

 PADANG – Anggota DPRD Padang H. Maidestal Hari Mahesa kecewa atas tidak diakomodirnya usulan  tokoh yang layak diberi penghargaan pada HUT Kota Padang 7 Agustus nanti.

Esa menyatakan,  4 tokoh yang layak menerima penghargaan si HUT Kota Padang 7 Agustus mendatang bukan asal mengapung saja,

“Sangat disayangkan apa yang kita usulkan (DPRD Padang-red) tidak diakomodir,” katanya, Rabu(5/8).

Hal ini dikarenakan statemen yang dikeluarkan Kepala Kesbangpol Kota Padang, terkait usulan 4 nama tokoh yang layak menerima penghargaan di HUT Kota Padang mendatang yang diusulkan DPRD Padang dikatakan usulan tersebut sudah sangat terlambat.

Dikatakan,sebagai perwakilan dari masyarakat, DPRD tidak pernah diberitahu ataupun diminta mengusulkan nama tokoh untuk diberi penghargaan. “Jangankan diminta, berkomunikasi saja dengan DPRD tidak ada. Kriterianya saja kita tidak tahu. Tiba-tiba saat kita usulkan nama, katanya sudah terlambat. Kalau begini ceritanya, sebaiknya tahun ini tidak usah saja ada penghargaan,” ucap Esa.

Dia mengatakan, kalau memang nama orang yang akan diberi penghargaan itu sudah ada, kenapa sampai dua hari jelang perayaan HUT Kota Padang, DPRD tidak diberitahu siapa saja yang akan menerima penghargaan itu.

“Kita bukan tidak menghargai siapa tokoh tersebut, tetapi masyarakat atau DPRD sebagai perwakilan masyarakat harus mengetahui tokoh ini. Penghargaan itu bukan sembarangan saja diberikan. Kita harus tahu kapabilitas, intergritas dan apa yang dibuat untuk Kota Padang,” katanya.

Esa juga mempertanyakan siapa saja panitia seleksi yang memilih orang-orang yang akan diberi penghargaan itu. Tak hanya tokoh yang perlu dikatahui masyarakat, tapi siapa panitia seleksinya juga harus jelas kapabilitas, integritas dan SDM-nya. Anggaran yang dipakai adalah uang milik rakyat Kota Padang.

Dia mengatakan, pemberian penghargaan itu jangan hanya sebatas seremonial saja sekedar pemberian pin emas. Perlu kehati-hatian, harusnya orang teruji di mata publik.”Pemberian penghargaan itu harus menjadi motivasi bagi warga lain untuk berbuat lebih bagi kota ini,”ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Padang Wahyu Iramana Putra. Dikatakan tidak ada istilah terlambat dalam usulan nama tokoh yang akan diberi penghargaan.Wahyu meminta Pemko mempertimbangkan nama yang disampaikan DPRD beberapa hari lalu itu.

Dia mencontohkan Benny Wendry, seorang tokoh muda yang merintis karir dari bawah di PTSP hingga kini menjadi orang nomor satu di perusahaan itu. Pabrik semen itu pun telah emmberikan kontribusi bagi PAD mencapai Rp61 miliar setahun, belum lagi CSR yang mencapai ratusan miliar.

“Tambah lagi kedepan mereka akan mewujudkan Indarung IV yang jelas akan menambah PAD bagi kota ini. Belum lagi pengelola batu basal yang akan dikelola mereka. Jadi penghargaan itu bukan sekadar seremonial, tapi bisa menjadi motivasi bagi masyarakat untuk berbuat lebih. Sangat disayangkan kalau usulan DPRD tidak diakomodir,” ungkap Wahyu. (baim)

Berita Terkait

Leave a Reply