
PADANG – Yayasan Waqaf Ar Risalah akan mengadakan tablig akbar dengan mengundang Ustaz Syamsul Arifin Nababan, penceramah di Trans TV dan dai empat benua. Ustaz Syamsu Arifin Nababan akan berada di Padang, Sumatera Barat selama tiga hari, Jumat sampai Minggu (21-23) Desember 2018.
Pada Jumat pukul 18.00 sampai 19.30 WIB, Ustaz Syamsul Arifin bakal memberi ceramah di Masjid Ramatal Ul’alamin UPI Padang. Selanjutnya, pada Sabtu pukul 08.30 sampai 10.15 WIB, tablig akbar di Perguruan Islam Ar Risalah dan pukul 18.00 sampai 19.30 WIB di Masjid Jannatun Mukmin Parak Karakah. Sedangkan pada Minggu tanggal 23 Desember 2018 pukul 05.00 sampai 06.00 di Masjid Jabal Rahmah Semen Padang dan pukul 12.00 sampai 15.00 WIB di Masjid Agung Nurul Iman
Ketua BPW (Badan Pengelola Waqaf) Ar Risalah Ustaz Mulyadi Muslim, Lc.MA menyebutkan, kegiatan tablig akbar tersebut sekaligus untuk sosialisasi program wakaf Ar Risalah.
“Kita sengaja mengundang da’i tv nasional yang sudah berpengalaman berdakwah di empat benua, Ustaz Syamsul Arifin Nababan. Jadwal kita sudah fix di enam tempat di Kota Padang. Semoga program ini bisa berjalan dengan baik dan memenuhi target yang hendak kita capai,” ungkapnya.
Terkait mekanisme penghimpunan dana wakaf, menurut Mulyadi, bisa dilakukan dengan berbagai cara. Bisa disetorkan langsung ke kantor BPW di kompleks Perguruan Islam Ar Risalah Air Dingin Padang atau tim fund rising BPW akan menjemput ke alamat wakif. Bisa juga ditransfer melalui rekening BNI Syariah Badan Pengelola Wakaf Ar Risalah, ujarnya.
Yayasan Waqaf Ar Risalah Sumatera Barat berdiri sejak 2004 dan berkonsentrasi pada pengembangan dakwah dan pendidikan Islam. Ar Risalah sudah memiliki lembaga pendidikan dari Raudhatul Athfal Al Qur’an (TK) hingga Ma’had Aly. Yayasan Waqaf Ar Risalah saat ini tengah membebaskan lahan untuk menambah gedung belajar baru. Capaian sementara wakaf pembebasan lahan hingga 13 Desember 2018 berjumlah sekitar Rp152,656 juta, masih jauh dari target.
“Program pengumpulan dana wakaf ini kami laksanakan dalam rangka membangun gedung belajar baru. Hal ini untuk meningkatkan daya tampung Sekolah Ar Risalah. Sebab, saat ini peminat Ar Risalah sudah mencapai empat kali dari daya tampung yang ada,” ujar Mulyadi. (*)






