
PADANG – Kota Padang merayakan hari jadinya ke-347, Minggu 7 Agustus 2016. Meski berusia cukup tua, namun gerak langkah Kota Padang berjalan sesuai perkembangan zaman. Apalagi kota yang berada di bibir pantai Samudera Hindia ini dipimpin oleh pasangan Mahyeldi – Emzalmi, saat ini sudah tacelak dan dilirik para wisatawan.
“Di tangan pasangan ini terlihat perubahan wajah kota yang cukup mencolok. Baik di segi infrastruktur maupun tatanan kota. Lecut tangan pasangan ini teruji. Teranyar, Pantai Padang yang merupakan ikon objek pariwisata Kota Padang terlihat indah dan asri. Banyak pengunjung baik dari dalam maupun luar daerah, bahkan luar negeri,” kata Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno saat rapat paripurna istimewa memperingati Hari Jadi Kota Padang ke 347 tahun, Minggu, 7 Agustus 2016 di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Padang.
Orang nomor satu di Sumbar itu mengapresiasi upaya yang dilakukan Pemko Padang dalam membenahi sektor pariwisata. Pantai Padang yang dulunya malas untuk dikunjungi wisatawan, katanya, kini justru malah menjadi daya pikat pengunjung.
“Ini langkah positif yang perlu diapresiasi karena Pantai Padang sudah bagus sejak ditata ulang oleh Walikota,” ungkap Gubernur pada rapat paripurna istimewa yang dihadiri Walikota dan Wakil Walikota Padang, Anggota DPD RI, DPR RI Dapil Sumbar, Ketua DPRD beserta seluruh unsur pimpinan dan Anggota DPRD Sumbar, Forkopimda, Ketua Pengadilan Tinggi Sumbar, Danlantamal Padang, Ketua BPK RI Sumbar, Rektor dan Pimpinan Perguruan Tinggi, Bupati/Walikota se Sumbar, Camat se Kota Padang, dan yang lainnya.
Irwan Prayitno berharap, memasuki usia ke-347, Padang agar lebih membenahi lagi sejumlah infrastruktur. Masih ada insfrastruktur yang mesti di benahi sehingga menjadi percontohan bagi daerah lain.
Dalam rapat paripurna istimewa, Erisman selaku Ketua DPRD Padang mengajak masyarakat untuk sejenak merenungkan dan merefleksikan perjuangan rakyat kota Padang pada 347 tahun lalu. Setiap peringatan ulang tahun Kota Padang mesti dimaknai sebagai motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Termasuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Perjuangan ini merupakan bagian dari proses perjalanan sejarah yang cukup panjang. Untuk itu, di umur Kota Padang yang cukup tua ini marilah kita wujudkan Kota Padang sebagai kota pendidikan, perdagangan dan pariwisata yang sejahtera, religius dan berbudaya,” ujarnya. (baim)






