PADANG – Pembaharuan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, Jumat (31/7/2020) sore, tambahan warga positif terinfeksi hari ini 41 orang. Sehingga total warga terinfeksi menjadi 948 orang.
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumatera Barat Jasman Rizal dalam laporan tertulis yang diunggah di website resmi Pemprov menerangkan hal tersebut.
“Total sampai hari ini telah 948 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 41 orang warga sumbar positif terinfeksi covid-19,” kata Jasman.
Sebelumnya, pagi tadi laporan sementara disebutkan tambahan positif hari ini adalah 40 orang. Sore ini, Jasman menyampaikan perbaruan dan perbaikan perubahan data perkembangan Covid-19
Jasman menyebutkan, kasus positif tersebut diperoleh dari pemeriksaan 1.541 sampel spesimen di dua labor dengan pimpinan dan penanggung jawab Dr Andani Eka Putra. Sebanyak 1.518 diperiksa di Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand, dan 23 sampel di Lab Veteriner Baso.
Dia menerangkan, total spesimen diperiksa sampai hari ini sebanyak 72.173 sampel. Sedangkan jumlah orang diperiksa 63.162 orang.
Dari sisi Positivity Rate (PR), hari ini PR Sumbar tercatat 1,50 persen. Menurutnya, sampai hari ini PR tersebut masih terendah dan terbaik nasional.
Jasman merinci, 41 orang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, 24 orang berasal dari Kota Padang. Kemudian 6 orang dari Kota Sawahlunto.
Selanjutnya 4 orang dari Kota Solok, 3 orang dari Kabupaten Solok dan 2 orang dari Kabupaten Agam. 2 orang lainnya masing – masing 1 orang dari Kabupaten Padang Pariaman dan 1 orang dari Pesisir Selatan.
Kemudian, hari ini, lanjut Jasman, juga ada 2 orang pasien positif Covid-19 dinyatakan sembuh. Pasien dinyatakan sembuh setelah dua kali konversi negatif. Dua orang pasien sembuh tersebut berasal dari Kota Padang.
Hari ini juga ada satu pasien positif Covid-19 meninggal dunia. Pasien positif meninggal dunia tersebut adalah laki – laki usia 62 tahun, warga Lubuk Lintah, pensiunan ASN. Diduga terpapar dari aktivigas keluarga, pasien RS Unand.
Dengan demikian, maka total sampai hari ini menurut Jasman berjumlah 948 orang. Dari kasus positif tersebut, rincinya, sudah sembuh sebanyak 760 orang (80,2 persen). Kemudian, dirawat di berbagai rumah sakit 59 orang (6,2 persen).
Sedangkan yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 73 orang (7,7 persen). Isolasi di daerah sebanyak 6 orang (0,6 persen). Serta isolasi di BPSDM sebanyak 16 orang (1,7 persen).
Selanjutnya, dengan bertambahnya satu orang meninggal dunia maka total meninggal dunia menjadi 34 orang (3,6 persen).
Kasus suspek dengan total 101 orang. Terdiri dari 19 orang dirawat dan 82 orang isolasi mandiri.
Jasman mengimbau, agar masyarakat tetap menjaga kesehatan. Dia juga mengajak untuk konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.*






