
PADANG- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat Supardi menilai, ajang Pekan Budaya sebagai simpul pemersatu dan pelestarian adat, budaya dan seni tradisi.
Hal itu diungkapkan Supardi saat penutupan Pekan Budaya Sumbar tahun 2021 di Taman Budaya, Senin (5/10/2021) malam.
“Pekan Budaya ini menjadi simpul pemersatu sekaligus ajang pelestarian berbagai macam adat budaya dan seni tradisi yang ada di Sumbar,” kata Supardi.
Dia menyebutkan sebagai simpul pemersatu karena mempertemukan banyak penggerak budaya dari seluruh kabupaten dan kota di Sumbar dalam satu event. Berkolaborasi meng-eksplore ragam budaya yang ada dengan tujuan sekaligus untuk melestarikannya.
“Penggerak budaya dari seluruh kabupaten dan kota dipertemukan, adat, budaya dan seluruh kesenian tradisional berikut kreasinya dipertontonkan sehingga menjadi pemersatu dan pelestarian,” ucap Supardi.
Supardi mengungkapkan, ragam budaya yang dimiliki Sumbar menjadi potensi besar sekaligus tantangan bagi generasi muda di masa datang. Jika digarap secara maksimal, akan menjadi kekayaan tak ternilai yang akan menjadi aset daerah.
“Ini menjadi tantangan bagi generasi mendatang, jika tergarap akan menjadi nilai tambah bagi kemajuan daerah,”lanjutnya.
Supardi menambahkan, DPRD bersama pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan kepada upaya pelestarian beragam budaya yang ada di Sumbar. Karena hal itu merupakan bagian dari kekayaan daerah dan menjadi identitas.
Dia berharap, melalui Pekan Budaya dan kegiatan serupa lainnya, generasi Muda di Sumbar semakin menyadari untuk melestarikan kebudayaan daerah. Semakin banyak gelaran seperti itu, ragam budaya yang ada akan semakin dikenal, menjadi daya tarik bagi daerah. (Febry)





