Tujuh Bunga Raflesia Gagal Mekar di Agam
  • Home
  • Agam
  • Tujuh Bunga Raflesia Gagal Mekar di Agam

Tujuh Bunga Raflesia Gagal Mekar di Agam

Bunga Raflesia yang gagal mekar di wilayah Palembayan Kab.Agam. (foto: amc)

AGAM – Tujuh Bunga Raflesia jenis Tuan-Mudae di hutan Cagar Alam Maninjau, Jorong Marambuang, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam mengalami gagal mekar.

Kepala BKSDA Agam melalui unit Perlindungan Ekosistem Hutan (PEH) Ade Putra mengatakan, tujuh dari 46 individu bunga langka itu ditemukan gagal mekar dikarenakan sudah membusuk dan layu. Ia menduga, gagal mekarnya bunga itu karena kelembaban yang tinggi akibat curah hujan cukup deras pada beberapa bulan yang lalu.

Selin itu, gagal mekar bunga Rafflesia ini disebabkan oleh aktifitas satwa liar disekitar lokasi tumbuhnya bunga langka tersebut. Hal itu berdasarkan temuan jejak yang diduga babi hutan di sekitar bagian bunga tersebut.

Sebelumnya pada akhir tahun 2017, di Cagar Alam Maninjau yang berada di lokasi ini, mekar bunga Rafflesia jenis tuan-mudae dengan diameter 107 cm. Ini menjadi bunga Rafflesia terbesar di dunia yang pernah tercatat dan terdokumentasikan.

Saat ini, BKSDA Kabupaten Agam sedang mengupayakan agar lokasi tersebut dapat dijadikan pusat atau stasiun pengamatan untuk kepentingan penelitian tumbuhan khusus bunga Raflesia. “BKSDA Agam berupaya melakukan pendataan sebaran populasi dengan memperluas areal dan penataan lokasi pengamatan. Kami telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan Nagari Baringin,” ujarnya, Minggu (27/1). (fajar/*)

Berita Terkait

Leave a Reply