
PAINAN – Setelah melepas sebanyak 38 orang tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Barung Barung Belantai Koto XI Tarusan dari proses karantina, hari ini (Kamis, 4/6/2020) gugus tugas juga mengkarantina 23 orang nakes lainnya dari Puskesmas tersebut.
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pesisir Selatan Rinaldi menerangkan, 23 orang tersebut hari ini juga diambil sampel swabnya untuk diuji di laboratorium Fakultas Kedokteran Unand.
“Hari ini 23 Orang OTG/ODP lainya, juga berasal dari Tenaga kesehatan di Puskesmas Barung Barung Belantai Kecamatan Koto XI Tarusan, hari ini diambil sampel swab tenggorokannya untuk diperiksa di labor Unand Padang,” kata Rinaldi.
Rinaldi menerangkan, 23 orang nakes Puskesmas Barung Barung Belantai tersebut masih merupakan hasil pelacakan (tracing) lanjutan. Mereka juga diduga kontak erat dengan pasien positif asal Kota Padang yang juga PNS di Puskesmas tersebut.
Terkait penanganan, 18 dari 23 orang tersebut masuk fasilitas karantina di Rusunawa Painan hari ini. Sedangkan lima orang lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah masing – masing.
“Lima orang tersebut menjalani isolasi mandiri di rumah karena alasan hamil dan baru melahirkan,” tambah Rinaldi.
Sementara, memaparkan perkembangan penanganan Covid-19, Rinaldi menerangkan, hingga saat ini belum ada kasus baru positif. Dengan demikian maka total positif Covid-19 di Pesisir Selatan masih tetap 18 orang.
“Dengan rincian 15 orang sudah dinyatakan sembuh atau negatif, 2 orang masih dalam perawatan atau karantina serta 1 pasien meninggal dunia,” terangnya.
Gugus tugas juga mencatat sebanyak 3 orang pasien dalam pengawasan (PDP) masih menjalani perawatan di RSUD M Zein Painan.
Sedangkan dari total 337 orang tercatat sebagai orang dalam pemantauan (ODP), tersisa 12 orang. 325 orang lainnya sudah selesai menjalani proses pemantauan.
Kemudian, dari 721 orang tercatat sebagai orang tanpa gejala (OTG), baru 510 orang yang selesai masa pemantauan. 211 orang lainnya masih dalam proses pemantauan.
Terakhir, pelaku perjalanan atau notifikasi yang masih dalam proses pemantauan sebanyak 491 orang. Sebanyak 7.170 dari 7.661 orang pelaku perjalanan atau notifikasi sudah selesai proses pemantauan.*
Febry






