TPS Unik, Bernuansa Minang Lengkap dengan Marawa dan Gendang Tasa
  • Home
  • Berita
  • TPS Unik, Bernuansa Minang Lengkap dengan Marawa dan Gendang Tasa

TPS Unik, Bernuansa Minang Lengkap dengan Marawa dan Gendang Tasa

TPS unik bernuansa budaya Minang di Koto Panjang, Kel.Limau Manis, Kec. Pauh, Kota Padang. (baim)
TPS unik bernuansa budaya Minang di Koto Panjang, Kel.Limau Manis, Kec. Pauh, Kota Padang. (baim)

PADANG – Ketua DPRD Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) Erisman pada hari pemilihan tadi, mengunjungi Tempat Pemungutan Suara (TPS) unik di Kampuang Koto Panjang, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Padang. Di TPS itu, petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) setempat membuat tempat pemilihan menjadi bernuansa budaya Minangkabau, lengkap dengan marawa, gendang tasa dan perlengkapan adat lainnya.

Melihat TPS tersebut, Erisman mengapresiasi pihak KPPS karena daya tarik TPS tersebut tidak hanya membuat pemilih berbondong-bondong, tapi sekaligus menyaksikan budaya tradisional daerah setempat. Menurutnya, usaha yang dilakukan penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di TPS 8 itu juga sekaligus memperkenalkan kembali pada masyarakat adanya Pauh sebagai kampung wisata budaya Limau Manis.

“Hal ini dapat menunjukkan Pauh sebagai salah satu destinasi wisata pada masyarakat. Diharapkan jika ada Pemilu pada masa-masa selanjutnya, prestasi ini dapat ditingkatkan,” ujarnya.

Sementara, Ketua KPPS TPS 8 Koto Panjang Kelurahan Limau Manis, Hendri Yusuf mengatakan, perancangan TPS bernuansa Minangkabau itu merupakan inisiatif dari pemuda setempat dalam rangka mengajak masyarakat setempat menggunakan hak pilihnya. Konsep rumah dan pakaian adat Minangkabau itu digunakan untuk menonjolkan budaya setempat karena Pemilu yang dilaksanakan ialah untuk memilih pemimpin Sumbar.

“Kami berusaha menyuarakan pada masyarakat untuk ikut dalam Pilkada, termasuk dengan melakukan arak-arakan keliling kampung dan berjalan sekitar satu kilometer menjemput warga menuju TPS,” jelasnya.

Sementara, Camat Pauh Wardas Tanjung menilai, keberadaan TPS unik itu merupakan wujud kepedulian masyarakat terhadap pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang akan memimpin Sumbar ke depannya. Hal yang terpenting dalam Pilkada ialah usaha dari pihak penyelenggara serta kerjasama dengan masyarakat setempat agar dapat memaksimalkan partisipasi pemilih.

“Peranan warga di kampung wisata budaya dalam merancang TPS yang unik dan memiliki daya tarik tersendiri ini pertanda kepedulian masyarakat dalam menyukseskan Pemilu badunsanak 2015,” terangnya. (baim)

Berita Terkait

Leave a Reply