
SAWAHLUNTO – Segenap kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kota Sawahlunto sepakat mendukung peningkatan pelayanan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Kesepakatan itu ditandai dengan penandatangan MoU dengan Forum Komunikasi Orang Tua Peduli Anak Spesial Indonesia (Forkasi) Kota Sawahlunto di Hall PTBA Ombilin, Senin (21/10)
Wakil Walikota Sawahlunto Zohirin Sayuti menyatakan MoU ini langkah maju dan momen penting dalam mendukung dalam peningkatan pelayanan ABK.
“Tidak ada lagi ABK di Sawahlunto yang tidak mendapat hak pendidikan dan layanan kesehatan. Tidak ada lagi ABK Sawahlunto yang disembunyikan atau dipasung, karena mereka punya hak yang sama dengan anak-anak normal lainnya” tegas Zohirin
Dia menambahkan perhatian untuk kelompok disabilitas adalah tanggung jawab Pemerintah yang diamanatkan dalam UU No.8 th 2016 dan telah diatur dalam Perda Kota Sawahlunto Nomor 6 tahun 2017.
“ Di Sawahlunto ada 7 SLB yang siap mendidik semua anak disabilitas dan salah satunya SLB Rumah Tia yang juga memberikan fisioterapy” sebut Wawako.
Ketua Forkasi Sawahlunto Neldaswenti berharap dengan adanya MoU antara OPD Pemko dan Forkasi bisa memastikan penanganan ABK mendapat porsi yang sesuai melalui pelayanan yang baik.
“Dukungan itu berupa workshop atau balai latihan kerja untuk ABK, Kelas kemandirian ABK di Puskesmas, Cooking class untuk ABK, dokter spesialis secara berkala serta porsi tampil seni budaya untuk ABK,” tukasnya. (tumpak)






