Tingkatkan Harga Jual Sawit, Keltan di Agam akan Disandingkan dengan Perusahaan
  • Home
  • Agam
  • Tingkatkan Harga Jual Sawit, Keltan di Agam akan Disandingkan dengan Perusahaan

Tingkatkan Harga Jual Sawit, Keltan di Agam akan Disandingkan dengan Perusahaan

dishutbun

AGAM – Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Agam bakal menyandingkan Kelompok Tani dengan perusahaan yang ada di daerah itu untuk meningkatkan harga jual sawit masyarakat.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Agam, Yulnasri mengatakan, Kelompok Tani yang bakal disandingkan dengan perusahaan, yaitu Kelompok Koperasi Sawit Amanah Nagari Saitanang, Kecamatan Ampek Nagari dengan PT Perkebunan Pelalu Raya (PPR) Tapian KAndih Kecamatan Palembayan.

“Saat ini, koperasi itu sedang mempersiapkan administrasinya. Untuk perkebunan kelapa Koperasi Sawit Amanah ini luasnya sekitar 200 hektare,” kata Yulnasri kepada padangmedia.com di Lubuk Basung, Rabu (14/12).

Dikatan Yulnasri, penyandingan dilakukan untuk meningkatkan harga sawit masyarakat, bahkan menyamai dengan harga sawit plasma. Jika tidak dilakukan, maka harga sawit akan terus rendah dan harganya bisa dipermainkan tengkulak.

Jika sudah selesai, anggota koperasi bakal diikutkan rapat Tandan Buah Segar (TBS) di Padang paling tidak satu kali dalam dua pekan untuk mengetahui harga. Selain koperasi sawit amanah, pihaknya juga sudah menyandingkan tiga kelompok tani dengan perusahaan, yaitu kelompok tani HPKS Kecamatan Tanjung Mutriara dengan PT Perkebunan Pelalu Raya (PPR) Tapian Kandih Kecamatan Palembayan, Keltan Kuala Tiram disandingkan dengan PT Mutiara Agam Kecamatan Tanjung Mutiara dan Keltan Gunung Masang Timur disandingkan dengan PT Mutiara Agam kecamatan Tanjung Mutiara.

“Dari banyak kelompok tani yang disandingkan memiliki luas lahan lebih kurang 2.000 hektar,” terang Yulnasri.

Lebih jauh Yulnasri mengatakan, Pemkab Agam tidak ingin masyarakat atau petani perkebunan kelapa sawit merugi setiap bulannya. Sehingga, pemerintah bertanggung jawab untuk mencarikan solusinya seperti menjalin kerjasama dengan pihak perusahaan kelapa sawit yang ada di Kabupaten Agam. (fajar)

Berita Terkait

Leave a Reply