SAWAHLUNTO – Bagi atlet yang hanya mengandalkan teknik, namun tanpa memiliki kondisi fisik kebugaran yang baik serta mempunyai mental bertanding akan susah untuk meraih prestasi.
Hal ini disampaikan Ketua Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) kota Sawahlunto Syafril pada Rapat Kerja Teknis (rakernis) KONI kota Sawahlunto dan Sosialisasi program Sawahlunto bisa, di hotel Ombilin Heritage kota ini, Selasa (29/9).
Inilah hasil evaluasi total prestasi Porprov 2014 di Dharmasraya dimana kegagalan atlet lebih disebabkan kondisi fisik dan mental yang masih kurang baik, sebutnya pada kegiatan yang dihadiri walikota Sawahlunto Ali Yusuf dan diikuti 26 pengurus cabang olahraga dikota ini.
“ teknik saja tanpa kebugaran fisik dan kekuatan mental tak ada artinya, begitupun sebaliknya. Melalui rakernis ini kita berharap akaa ada ide-ide dari setiap cabang olahraga untuk bersama-sama memajukan prestasi olahraga dikota ini ” pintanya.
sebelumnya, Ketua Panitia Rakernis Novitra menyatakan tujuan rakernis ini agar adanya satu persepsi dalam kebersamaan dan semangat menjalankan program Sawahlunto bisa. “ dan dalam jangka pendek untuk mengahadapi Porprov XIV di Padang 2016 nanti. Agar adanya program kebugaran fisik yang terukur serta pembinaan yang berkesinambungan dalam meraih prestasi ” jelasnya.
Jadi tak ada lagi, sebutnya cabang olahraga yang hanya ingin ikut bertanding saja tanpa didukung dengan potensi kebugaran fisik dan penajaman prestasi yang ditargetkan. “ dengan harapan rakernis ini ada kesepakatan untuk bersama-sama menlakukan dan menjalankan program Sawahlunto bisa guna pencapai prestasi yang baik” harapnya. (tumpak)







