
AGAM – Dua baterai alat peringatan tsunami atau tsunami early warning system (EWS) di Kabupaten Agam, hilang dicuri orang tak bertanggung jawab.
Kepala BPBD setempat, M. Lutfi memperkirakan, baterai EWS itu hilang pada Senin (11/3) sekitar pukul 22.00 WIB. Dia menjelaskan, saat itu ada warga yang melihat orang baru keluar dari Pustu dan langsung naik mobil.
“Kita telah melaporkan kehilangan ini ke pihak berwajib, setelah mendapat informasi dari masyarakat terkait dua unit baterai itu hilang,” katanya kepada padangmedia.com, Kamis (14/3) di Lubuk Basung.
Dikatakan, EWS tersebut dipasang di garis pantai Tiku tepatnya di Puskesmas Tanjung Mutiara. “Pada Selasa pagi, warga melihat boks penyimpan baterai sudah terbuka dan melaporkan ke BPBD,” ujarnya.
Akibat kejadian itu, BPBD mengalami kerugian sekitar Rp6 juta. Sementara, EWS dalam keadaan rusak dan hanya berfungsi pada siang hari karena menggunakan cahaya matahari.
“Kita akan memperbaiki EWS segera mungkin. Karena, keberadaan EWS itu sangat berguna bagi warga untuk mengetahui adanya bencana tsunami,” tandasnya. (fajar)






