PADANG- Penambahan kasus positif Covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (7/7/2021) memecahkan rekor harian. Bertambah 675 orang (sebelumnya, data sementara disebutkan 716 orang) positif, tertinggi sepanjang lebih dari satu tahun wabah pandemi itu melanda. Kasus tertinggi sebelumnya terjadi pada 1 Juli 2021 dengan 553 orang terkonfirmasi positif.
“Hari ini bertambah sebanyak 675 orang sehingga total sudah 54.186 orang warga Sumbar yang positif terinfeksi Covid-19,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar Jasman Rizal, Rabu malam.
Tambahan kasus positif tersebut, lanjutnya, berdasarkan laporan pemeriksaan terhadap 2.981 sampel swab PCR oleh tim Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Jika dikalkulasikan, maka tingkat positivitas (positivity rate) hari ini mencapai 23,35 persen.
Jasman merinci, tambahan positif hari ini tersebar di 18 dari 19 kabupaten dan kota. Seperti sebelumnya, hari ini masih didominasi oleh warga Kota Padang yang terkonfirmasi positif 394 orang.
Kemudian, penambahan di Kabupaten Tanahdatar juga tinggi dengan 55 orang, Kabupaten Agam 31 orang dan Kota Bukittinggi 29 orang. Kota Payakumbuh ditemukan 23 orang positif, Kota Padangpanjang 20 orang dan Kota Pariaman juga 20 orang.
Selanjutnya, Kota Sawahlunto juga terjadi lonjakan dengan tambahan 19 orang, Kabupaten Pesisir Selatan juga 19 orang dan Kabupaten Limapuluh Kota 15 orang. Kabupaten Padang Pariaman bertambah 12 orang, Kabupaten Dharmasraya 9 orang dan Kabupaten Pasaman Barat 8 orang.
Tambahan positif berikutnya sebanyak 6 orang dari Kabupaten Solok dan 5 orang dari Kabupaten Sijunjung. Masing-masing 4 orang dari Kabupaten Pasaman dan Kepulauan Mentawai serta 2 orang dari Kota Solok.
Jasman juga menyebutkan, hari ini ada pasien sembuh setelah dua kali konversi negatif sebanyak 139 orang. Sehingga pasien yang sudah sembuh menjadi 48.343 orang atau 89,22 persen dari total kasus positif.
Kemudian, juga ada laporan tujuh orang meninggal. Rinciannya tiga orang warga Kota Padang dan masing-masing satu orang dari Kabupaten Agam, Tanahdatar, Pesisir Selatan dan Kabupaten Dharmasraya.
“Sehingga sudah 1.243 orang meninggal atau 2,29 persen dari total kasus positif,” ujar Jasman.
Kasus positif aktif yang saat ini menjalani perawatan di berbagai rumah sakit sebanyak 774 orang. Menjalani isolasi mandiri 3.583 orang dan diisolasi di fasilitas karantina kabupaten/ kota sebanyak 243 orang.
Menyikapi lonjakan kasus positif Covid-19, Gubernur Sumbar Mahyeldi usai rapat koordinasi terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di empat kota, menegaskan beberapa hal.
“Pertama, pelacakan dan penelusuran (tracing dan tracking) riwayat kontak pasien harus ditingkatkan. Tidak hanya di daerah yang terkena PPKM tetapi di seluruh kabupaten dan kota,” tegas Mahyeldi.
Dia menegaskan, tracing harus dimaksimalkan agar riwayat kontak cepat ditemukan sebelum sempat menyebarkan lagi kepada yang lain. Sehingga rantai penyebaran virus dapat segera diputus dan riwayat kontak yang positif diisolasi.
Upaya lainnya, lanjut Mahyeldi, adalah peningkatan kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan. Upaya penegakan Peraturan Daerah (Perda) tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) harus lebih digencarkan sehingga masyarakat dapat menaati protokol kesehatan.
Selain itu, lanjut Mahyeldi, langkah yang harus diambil adalah mempersiapkan rumah isolasi di setiap nagari, juga di kecamatan dan di kabupaten/ kota. Sebab, ketika tracing dan tracking digencarkan, akan meningkatkan jumlah orang terkonfirmasi positif yanf tentunya membutuhkan tempat isolasi.
“Untuk isolasi mandiri hanya dibolehkan 20 persen dari total kasus di daerah bersangkutan, untuk memudahkan pengawasan dan memperkecil kemungkinan penyebaran. Untuk itu harus ada rumah isolasi di setiap nagari, kecamatan dan di kabupaten/ kota untuk mempermudah penanganan,” ujarnya.
Mahyeldi mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Tetap memakai masker ketika di luar rumah, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta tidak bepergian kecuali untuk keperluan mendesak. (Febry)






