PASAMAN – Diduga tidak adanya kepercayaan terhadap ketua terpilih, ratusan pengurus Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Pasaman Periode 2018 – 2021 enggan dilantik.
Sebelumnya, pada Rabu (31/10), kepengurusan DPD KNPI Pasaman Periode 2018-2021 dilantik oleh Ketua DPD KNPI Sumbar, Fadly Amran, di aula Lantai III Kantor Bupati Pasaman.
Entah apa yang terjadi dalam kepengurusan tersebut, hanya sekitar 10 orang yang menghadiri pelantikan. Sisanya sekitar 108 orang lainnya enggan menghadiri acara pelantikan tersebut.
Informasi yang berhasil dirangkum, jumlah pengurus inti di tubuh DPD KNPI Pasaman saat ini sebanyak 118 orang. Hilangnya kepercayaan terhadap ketua terpilih, membuat ratusan pemuda yang tergabung dalam organisasi tersebut tidak mau dilantik.
Menurut Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Kabupaten Pasaman, Ekie Noprismond, enggannya ratusan pemuda dilantik tersebut salah satu penyebabnya karena mereka tidak percaya terhadap kepemimpinan ketua terpilih, yakni Fatahuddin Daulay.
“Kalau kita lihat sekitar 90 persen pengurus inti DPD KNPI Pasaman yang tidak hadir dalam acara pelantikan tersebut. Mereka membuat semacam mosi tidak percaya kepada ketua terpilih,” katanya, Rabu (31/10).
Saat ini, para Organisasi Kepemudaan (OKP) di Pasaman telah mengatur rencana dan menginginkan untuk dilaksanakan Musdalub KNPI Pasaman.
“Seluruh pengurus inti di DPD KNPI tersebut berasal dari OKP. Jadi, jika Musdalub betul akan dilaksanakan, maka kita akan tetap mengacu pada AD/ART KNPI yang sesuai pada Pada Pasal 23 AD KNPI dan Pasal 6 ART Musdalub,” katanya. (riki)






