
PAINAN – Ramanis (56) warga Koto Kaduduak Nagari Taluak Kecamatan Batangkapas, Pesisir Selatan meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarai suaminya Aslin (63) diseruduk truk yang “nyungsep” karena tidak kuat mendaki di pendakian Bukit Ransam, Kecamatan IV Jurai Jumat (18/8) siang.
Kepala Satuan Lalulintas Polres Pesisir Selatan Iptu Ghanda Novidiningrat menerangkan, peristiwa kecelakaan lalulintas yang menewaskan ibu rumahtangga (IRT) tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 Wib.
“Dump truck merek Toyota Dyna nomor polisi BM 8319 OU yang dikemudikan Zul Ardi alias Kolib (17) melaju dari arah Painan membawa batu koral ke sebuah pabrik conblok di kawasan Bukit Pulai Batangkapas,” katanya.
Sementara itu, Aslin dengan sepeda motor Honda Vario juga datang dari arah yang sama membonceng isterinya Ramanis, berada di belakang truk. Kondisi jalan juga tengah terjadi penyempitan karena adanya pekerjaan perbaikan.
“Diduga truk tidak kuat mendaki sehingga mundur tidak terkendali dan menabrak korban,” lanjutnya.
Akibat kejadian itu, Ramanis yang berboncengan meninggal dunia karena mengalami luka cukup parah. Korban mengalami luka di bagian kepala, ke dua tangan patah serta luka robek di bagian perut. Sementara suaminya Aslin juga mengalami patah tangan bagian kanan namun masih dalam kondisi sadar.
“Ke dua korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke RSUD M Zein Painan,” terangnya.
Sementara, supir yang diketahui warga Karang Putih Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang bersama dump truck yang dikemudikannya diamankan ke Mapolres Pesisir Selatan. Sepeda motor Honda Vario Techno milik korban juga diamankan sebagai barang bukti dalam kasus kecelakaan tersebut. (feb)






