
SAWAHLUNTO – Tahun 2020, Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto, akan melanjutkan program bedah rumah terhadap rumah tidak layak huni (RTLH). Ditargetkan, 164 rumah warga akan dibedah menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota.
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPKP2LH) Kota Sawahlunto, Adrius menyebutkan, sebanyak 134 akan dibedah dengan DAK dan 30 unit lainnya melalui APBD. Bedah rumah yang merupakan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ini akan melibatkan delapan orang Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL).
“TFL akan melakukan pendampingan dalam pelaksanaan program PSBS ini, memfasilitasi dan mendampingi masyarakat penerima manfaat dalam kegiatan bedah rumah,” sebut Adrius, Selasa (3/3/2020).
Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman DPKP2LH Wensky Hardi menambahkan, program ini terdiri dari dua kegiatan. Ada yang merupakan peningkatan kualitas rumah, ada juga yang merupakan pembangunan rumah baru.
“ Melalui APBD sebanyak 30 unit, 25 rumah masuk dalam kategori peningkatan kualitas dan 5 unit lainnya pembangunan rumah baru,” jelasnya.
Dia merinci, untuk program peningkatan kualitas dialokasikan bantuan senilai Rp17.5 juta sedangkan untuk program rumah baru sebesar Rp30 juta. Dia berharap, program bedah rumah PSBS ini juga mendapat partisipasi masyarakat.
(tumpak)






