Tahun Ajaran Baru, Kantor Disdukcapil Agam Ikut Diserbu
  • Home
  • Agam
  • Tahun Ajaran Baru, Kantor Disdukcapil Agam Ikut Diserbu

Tahun Ajaran Baru, Kantor Disdukcapil Agam Ikut Diserbu

Masyarakat memadati kantor Disdukcapil Kab.Agam. (fajar)

AGAM – Memasuki tahun ajaran baru, masyarakat mulai memadati Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Agam, untuk mengurus dokumen kependudukan.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Agam, Misran, menyebutkan, masyarakat mulai ramai sejak dibukanya layanan khusus lebaran waktu libur kemarin, dan sampai saat ini masyarakat terlihat masih membludak, bahkan satu hari petugas sampai melayani ratusan orang untuk satu dokumen.

Dokumen kependudukan yang diurus mulai, KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, surat pindah dan lain, yang umumnya diperlukan masyarakat untuk keperluan pendaftaran sekolah.

Menurutnya, ramainya masyarakat karena memasuki tahun ajaran baru, bahkan masih dalam suasana libur panjang. Sebab dokumen seperti Akta dan KK menjadi syarat utama untuk mendaftar masuk sekolah, sehingga masyarakat terpaksa mengikuti antrian yang panjang untuk sampai pada gilirannya.

“Tidak hanya di kantor Lubuk Basung, kantor pelayanan di Belakang Balok, Bukittinggi juga ramai dikunjungi, dan kita terus mensuport petugas untuk melayani masyarakat sepenuh hati meskipun Disdukcapil Agam kekurangan tenaga pelayanan,” kata Misran saat ditemui diruangannya, Selasa (26/6).

Disebutkan, Senin kemarin, pihaknya melayani sebanyak 673 administrasi kependudukan, seperti akta kelahiran 51 lembar, KK 111 lembar, pindah domisili 52 orang, cetak e-KTP 290 keping dan rekam data 169 orang. Pada hari biasa pelayanan di mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB, karena jumlah masyarakat yang berurusan meningkat, pelayanan dibuka sampai pukul 18.00 WIB.

Sedangkan untuk layanan administrasi kependudukan hari ini belum direkap, karena petugas masih melakukan pelayanan. Tetapi sampai berita ini ditayangkan, masyarakat yang mengurus dokumen kependudukan mencapai lebih kurang 250 sampai 300 orang, diyakini masih ada penambahan karena waktu masih panjang. (fajar)

Berita Terkait

Leave a Reply